Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Sejauh 1,5 Km

  • Whatsapp
Gunung Merapi mengeluarkan 10 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 800 meter ke arah barat daya, Minggu 21 Maret 2021. | Foto: Antara via iNews
Bagikan Artikel Ini
  • 31
    Dibagikan

JurnalNews – Aktivitas vulkanis Gunung Merapi masih cukup tinggi. Dini hari tadi gunung yang terletak di perbatasan DIY dan Jawa Tengah ini mengeluarkan awan panas dengan jarak luncuran sejauh 1.500 meter.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi BPPTKG Hanik Humaida mengatakan, awan panas terjadi pada pukul 02.03 WIB.

Baca Juga

Awan panas guguran ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 40 mm dan durasi 134 detik.

“Estimasi jarak luncur mencapai 1.300 meter ke arah barat daya,” katanya di Yogyakarta, Senin 22 Maret 2021.

Awan panas guguran kedua terjadi pada pukul 05.11 WIB, dengan jarak luncur mencapai 1500 meter. Awan panas guguran kedua ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 48 mm dan durasi 150 detik, estimasi Jarak luncur 1500 m ke arah barat daya.

Selama enam jam terakhir terhitung sejak pukul 00.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB hari ini, tercatat gempa awan panas sebanyak dua kali, gempa guguran sebanyak 35 kali, serta gempa fase banyak atau hibrid sebanyak 3 kali.

“Status Merapi belum berubah, masih siaga atau level III,” kata Hanik.

Potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

“Untuk itu, masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. Masyarakat juga harus mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi,” ujarnya. ***

Berita Terkait

Google News