IAIN Palu Tunggu Arahan Kemenag Terkait ‘New Normal’ Kuliah

  • Whatsapp
Rektor IAIN Palu Prof Dr H Sagaf S Pettalongi MPd. [Humas IAIN Palu]
Bagikan Artikel Ini
  • 526
    Shares

Palu, JurnalNews.id – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, menunggu arahan Pemerintah Pusat baik dari Kementerian Agama atau dari Kemenpan-RB terkait dengan pemberlakuan normal baru (new normal) dalam kegiatan perkuliahan, di masa adanya darurat penyebaran COVID-19.

“Kebijakan aktivitas perkantoran, pelayanan akademik, termasuk perkuliahan pada masa COVID-19, khususnya tentang normal baru menunggu kebijakan Pemerintah Pusat baik dari Kemenpan-RB maupun dari Kemenag Pusat,” ucap Rektor IAIN Palu, Prof Dr H Sagaf S Pettalongi MPd, di Palu, Sabtu (30/5/2020).

Baca Juga

Di IAIN Palu, kata Prof Sagaf, kegiatan pelayanan akademik dan perkantoran dilangsungkan dengan mengedepankan prokol kesehatan, dengan tetap berlakukan pembatasan tatap muka.

Begitu pula dengan kegiatan perkuliahan di semua tingkatan strata baik strata satu, dua dan tiga, masih dilakukan secara daring/online oleh civitas akademik. Hal itu dalam rangka mendukung upaya pemerintah meminimalisasi penyebaran virus corona jenis baru (COVID-19).

Prof Sagaf mengemukakan, kegiatan pelayanan dengan model tersebut, di lingkungan IAIN Palu belum dipastikan diperpanjang ataukah diberlakukan dengan menerapkan standar normal baru (new normal).

Advertisements

“Kita masih menunggu arahan lewat keputusan Pemerintah Pusat, apakah hal ini dilanjutkan ataukah akan dilaksanakan dengan standar normal baru,” kata Prof Sagaf.

Rektor menegaskan, jika aturan dari Pemerintah Pusat telah terbit, maka IAIN Palu siap menindaklanjuti kebijakan tersebut, termasuk kebijakan mengenai proses perkuliahan dengan penerapan standar normal baru.

“Kesehatan dan keselamatan bersama, menjadi prioritas bagi IAIN Palu. Namun tidak menyampingkan standar mutu dan kualitas pendidikan tingkat perguruan tinggi, termasuk di IAIN Palu harus tetap digenjot,” sebut Rektor.

Karena itu, Rektor mengimbau kepada civitas akademik untuk tetap meningkatkan kedisiplinan dan produktivitas, demi meningkatkan mutu dan daya saing IAIN Palu, meski di tengah adanya penyebaran COVID-19.

Sebab, kebijakan pembatasan tatap muka yang merupakan tindaklanjut dari protokol kesehatan karena adanya COVID-19, dalam setiap kegiatan akademik, baik itu pelayanan administrasi akademik dan perkuliahan, bukan menjadi alasan untuk tidak meningkatkan mutu dan daya saing.

“Olehnya itu, seluruh komponen civitas akademik, utamanya tenaga pendidik dan kependidikan yang merupakan ASN, harus melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, meski di tengah adanya penyebaran COVID-19,” urainya.

Sumber: Humas IAIN Palu

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News