Jadi Buronan Kasus Narkoba, Oknum Pegawai Lapas Tolitoli Ditangkap

[Ilustrasi]
Bagikan Artikel Ini
  • 68
    Shares

Tolitoli, JurnalNews.id – Aparat Polres Tolitoli akhirnya berhasil meringkus oknum pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Tambun, Kabupaten Tolitoli, berinisial IR yang menjadi buronan, Minggu (3/11/2019), sekira Pukul 03:00 Wita.

IR masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) setelah melarikan diri karena diduga terlibat kasus narkoba jenis sabu-sabu seberat 571 gram, yang berhasil diungkap aparat kepolisian setempat, pada 19 September 2019 lalu.

Baca Juga

Kasat Narkoba Polres Tolitoli Iptu Kinsale membenarkan penangkapan oknum pegawai Lapas kelas IIB Tambun berinisial IR yang telah ditetapkan sebagai DPO tersebut.

“IR ditangkap tanpa melakukan perlawanan, di Desa Buntuna, Kecamatan Baolan, sekira Pukul 03.00 Wita dini hari tadi,” kata Iptu Kinsale, kepada wartawan, Minggu (3/11/2019).

Menurut Kasat, penangkapan terhadap IR ini dilakukan setelah dilakukan pengintaian selama kurang lebih dua hari di lokasi keberadaannya, yakni di wilayah pegunungan di Desa Buntuna. Namun setelah ditelusuri, ternyata IR berada di rumah orang tua rekannya dan sedang tidur.

“Saat ditangkap, IR sedang tidur di rumah orang tua rekannya,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, pengungkapan peredaran narkoba yang melibatkan oknum petugas Lembaga Pemasyarakatan (LP) kelas IIB Tambun berinisial IR alias Irsad ini dilakukan di salah satu kamar perumahan BTN Vila Mas, Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Kamis (19/9/2019).

Loading…

Saat penangkapan itu, oknum petugas LP berinisial IR bersama Ns alias Mukti sedang mengkonsumsi sabu di salah satu kamar. Setelah dilakukan penggeledahan, IR melarikan diri tanpa menggunakan baju dan sampai saat ini masih dalam pengejaran.

Hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti 4 bungkusan besar dan 1 sachet kecil diduga sabu dengan berat total 571 gram. Polisi juga menggeledah tempat tinggal NS alias Mukti di Jalan Sona, Kelurahan Nalu, dan berhasil menemukan narkoba jenis sabu sabu seberat 1,40 gram.

Hasil introgasi yang dilakukan petugas saat itu, Mukti merupakan kurir dari seorang Napi Lapas Tolitoli yang diketahui bernama Hasan Tawil dan barang bukti yang ditemukan di perumahan BTN Vila Mas tersebut disebutkan milik Hasan Tawil.

Saat itu aparat juga langsung menjemput Hasan Tawil di LP kelas IIB Tambun dan sempat terjadi ketegangan karena petugas Lapas tidak mengizinkan Hasan Tawil dijemput oleh aparat. Namun aparat akhirnya berhasil menggiring Hasan Tawil dan membawanya ke langsung digiring aparat. Namun karena kondisinya sakit, aparat langsung membawanya ke RS Mokopido.

Penangkapan tersebut dilakukan setelah sebelumnya aparat melakukan pengintaian selama empat hari, dengan memantau semua kegiatan yang terjadi di rumah milik HT tersebut. Namun, petugas menunggu waktu yang tepat untuk melakukan penggerebekan, karena pemilik rumah telah memasang kamera CCTV, yang diletakkan pada dua sisi yakni di atap rumah dan di depan dari arah kebun cengkeh. [***]

Penulis; R. Manggona
Editor; Sutrisno

loading...

Berita Terkait

REKOMENDASI UNTUK ANDA