Jatuh dari Air Terjun Setinggi 30 Meter, Remaja di Touna Hilang

  • Whatsapp
Aparat kepolisian bersama warga melakukan pencarian korban yang jatuh dari air terjun di Desa Desa Kalmeba, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Unauna, Kamis (9/7/2020). [Humas Basarnas Palu]
Bagikan Artikel Ini
  • 218
    Shares

Tojo Unauna, JurnalNews.id -Seorang remaja bernama Adi (16), terjatuh dari air terjun setinggi 30 meter dan hanyut terbawa arus di Desa Kalmeba, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Unauna, Kamis (9/7/2020).

SAR Mission Coordinator (SMC) Basarnas Palu, Basrano, SE, MAP mengatakan, kejadian yang menimpa remaja asal Marowo, Kecamatan Ulubongka itu terjadi sekira Pukul 11.30 Wita, saat berekreasi bersama teman-temannya.

Baca Juga

“Kami menerima informasi tersebut pada Kamis (9/7/2020) Pukul 23.16 wita dari koordinator Pos SAR Luwuk melalui via telpon. Tim rescue yang berjumlah 4 orang dari Pos SAR Luwuk telah diberangkatkan ke lokasi kejadian pada pukul 23.35 wita, pencarian akan dimulai pagi hari,” terang Basrano dalam keteramgannya, Jumat (10/7/2020) pagi.

Ia mengatakan, kronologis kejadian itu berawal saat korban bersama ke 16 orang teman-temannya rekreasi di air terjun yang berada di Desa Kalmeba, Kecematan Tojo, Kabupaten Tojo Unauna.

Advertisements

“Saat sedang asik mandi-mandi tiba-tiba sandal korban hanyut. Korban berusaha berenang untuk mengambil sandalnya, namun naas korban langsung terjatuh ke air terjun yang ketinggiannya kurang lebih 30 meter,” tutur Basrano.

Advertisements

Rekan korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke warga setempat.

“Warga bersama pihak keamanan desa berusaha melakukan pencarian dengan menelusuri aliran sungai, namun korban tidak ditemukan,” jelasnya.

Tim Rescue telah tiba di lokasi kejadian dan langsung berkoordinasi dengan keluarga korban serta pihak terkait untuk selanjutnya tim melakukan briefing dan pencarian terhadap korban.

“Upaya pencarian terhadap korban melibatkan tm rescue Pos SAR Luwuk 6 orang, Polsek Tojo 7 orang, BPBD Ampana 5 orang, Dinas Kehutanan 5 orang dan perangkat desa 5 orang,” tutup Basrano.

Advertisements

Editor: Sutrisno/*

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News