Jembatan di Lingadan Tolitoli Rusak Diterjang Banjir

  • Whatsapp
Jembatan di Jalan Trans Sulawesi Dusun Momunu Desa Lingadan Kecamatan Dako Pemean, putus akibat banjir pada Kamis (9/7/2020) malam. [Humas Polres Tolitoli]
Bagikan Artikel Ini
  • 139
    Shares

Tolitoli, JurnalNews.id – Tingginya intensitas hujan di sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), mengakibatkan banjir dan tanah longsor.

Salah satunya di Kabupaten Tolitoli, mengakibatkan rusaknya jembatan rusak yang berada di Jalan Trans Sulawesi Dusun Momunu Desa Lingadan Kecamatan Dako Pemean, pada Kamis (9/7/2020) malam.

Baca Juga

Jembatan tersebut rusak akibat debit air yang cukup tinggi dijembatan itu saat wilayah Kecamatan Dako Pemean dilanda hujan deras yang berkepanjangan pada Kamis (9/7/2020).

Jembatan tersebut merupakan Jalan Trans Sulawesi yang mengubungkan dua Kabupaten yaitu Kabupaten Tolitoli dan Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah.

Advertisements

Personel Polsek Dako Pemean yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Ipda Ade Irfan Rivai Kurnia S.Tr.K membantu menyeberangkan warga di jembatan rusak yang berada di Jalan Trans Sulawesi Dusun Momunu Desa Lingadan Kecamatan Dako Pemean Kabupaten Tolitoli, pada Jumat (10/7/2020) pagi.

Hingga berita ini dilansir, jembatan yang rusak tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dengan menggunakan jembatan darurat yang terbuat dari kayu.

Advertisements
Longsor di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di antara Desa Dongingis dan Desa Kapas Kecamatan Dako Pemean Kabupaten Tolitoli, Kamis (9/7/2020) sore.

 

Selain jembatan yang rusak, hujan juga mengakibatkan longsor di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di antara Desa Dongingis dan Desa Kapas Kecamatan Dako Pemean Kabupaten Tolitoli, Kamis (9/7/2020) malam.

Longsor juga mengakibatkan adanya kubangan lumpur, pohon serta ranting-ranting pohon yang menutupi Jalan Trans Sulawesi itu.

Advertisements

Kubangan lumpur dan ranting-ranting pohon yang berada di tengah jalan membuat warga dan kendaraan tak bisa melintas di jalan itu.

Kapolres Tolitoli, AKBP Budhi Batara Pratidina SH SIK MH bersama puluhan personel Polres Tolitoli bahu membahu bersama masyarakat membuka jalur akibat longsor dengan menggunakan mesin pemotong dan alat berat yang sudah berada di lokasi.

Diketahui, longsor tersebut terjadi pada Kamis (9/7/2020) sore, akibat curah hujan yang cukup tinggi dan berkepanjangan yang terjadi diwilayah Kecamatan Dako Pemean tepatnya di antara Desa Dongingis dan Desa Kapas.

“Longsor itu menutupi jalan. Untuk arus lalu lintas sampai saat ini masih terhenti akibat longsor” kata Kasubbag Humas Polres Tolitoli AKP Moh Rizal Hi Bandi.

Kasubbag Humas juga menjelaskan, akibat bencana longsor itu satu pengendera mengalami patah kaki sebelah kiri karena tertimpa longsor saat melintas.

“Korban sudah dievakuasi ke puskesmas Dongingis” ucap Kasubbag Humas. [***]

Advertisements

Editor: Rahmadi Manggona/*

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News