Jenazah Bharaka Saepul Diberangkatkan ke Pandeglang Banten

  • Whatsapp
Personil Brimobda Polda Sulteng mengangkat peti jenazah Bharaka Saepul saat akan diberangkatkan menuju Pandeglang Banten, usai upacara pelepasan di Mako Sat Brimob Polda Sulteng, Mamboro, Kota Palu, Sabtu (14/12/2019) pagi. [Humas Polda Sulteng]
Bagikan Artikel Ini
  • 435
    Shares

Palu, JurnalNews.id – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Pol Drs Lukman Wahyu Hariyanto, M.Si memimpin upacara Pemberangkatan Jenazah Personel Brimob Polda Sulteng Almarhum Bharaka (Anumerta) Muhamad Saepul Muhdori ke Pandeglang Banten, di halaman Mako Sat Brimob Polda Sulteng, Mamboro, Kota Palu, Sabtu (14/12/2019) pagi.

Upacara pemberangkatan jenazah dilaksanakan di Mako Satbrimob Polda Sulteng, Mamboro dan yang bertindak sebagai Komandan Upacara, Kompol M Aries Purwanto, S.IK. Upacara pelepasan jenazah juga dihadiri Dansatbrimob Polda Sulteng, Kombes Pol Susnadi,S.IK, Wadansatbrimob dan para personil Satbrimob Polda Sulteng.

Baca Juga

“Atas nama pimpinan, saya selaku Kapolda Sulawesi Tengah menyampaikan duka cita yang mendalam kepada adik kita, rekan kita, sahabat kita Almarhum Bharaka (Anumerta) Muhamad Saepul Muhdori yang gugur dalam menjalankan tugas Operasi Tinombala 2019, semoga arwahnya dapat diterima disisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan ketabahan, aamiin.,” ujar Kapolda Sulteng.

Sekira Pukul 09.00 wita, jenazah almarhum telah diterbangkan ke rumah duka dengan alamat KP Nagrog RT/RW: 001/001 Kelurahan Bayumundu, Kecematan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Seperti diberitakan sebelumnya, almarhum merupakan personel Kompi III A Pelopor Sat Brimob Polda Sulteng, yang menjadi korban penyerangan diduga oleh kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso pimpinan Ali Kalora Cs pada Jumat (13/12/2019) sekira Pukul 12.30 Wita.

Korban ditembak saat korban selesai melaksanakan sholat jumat berjamaah di Mushola Desa Salubanga, tepatnya sekira 50 meter dari Pos Sekat Alfa 16, yang menjadi tempat tugas Saepul Muhdori.

Akibat serangan itu, Bharaka Saipul gugur dengan luka tembak di bagian punggung dan perut.

Kapolda Sulteng, Irjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto meyakini, para pelaku merupakan kelompok MIT pimpinan Ali Kalora, yang saat ini sedang diburu Satgas Tinombala.

“Pasti Ali Kalora,” kata Lukman saat mendatangi Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palu, Sulteng, Sabtu (14/12/2019) dini hari.[***]

Editor; Sutrisno

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News