Kabar Baik! Dua Vaksin Ini Berhasil Bikin Antibodi Covid-19

  • Whatsapp
Ilustrasi Vaksin Antibodi untuk Covid-19. [AP]
Bagikan Artikel Ini
  • 243
    Shares

JurnalNews.id – Kabar terkait vaksin virus Corona (Covid-19) semakin menunjukkan titik terang. Setidaknya terdapat dua vaksin yang berhasil memicu antibodi penawar Covid-19. Yakni, vaksin dari Beijing Institute Biotechnologies dan vaksin Moderna.

Vaksin buatan Beijing Institute Biotechnologies dan CanSino Biological bernama Ad5-nCoV telah berhasil memicu antibodi penawar pada puluhan pasien. Hasil uji klinis tahap awal ini pun yang dipublikasikan di jurnal kesehatan The Lancet pada Jumat lalu (22/5/2020).

Baca Juga

Vaksin ini mendapatkan izin untuk dicobakan ke manusia pada bulan Maret 2020. Uji coba ini dilakukan pada peserta berusia 18 hingga 60 tahun dan menerima dosis rendah, sedang atau tinggi. Terdapat 36 orang di setiap kelompok dosis tersebut.

Kandidat uji coba vaksin diinduksi dengan antibodi yang mengikat pada sebagian besar pasien corona yang telah terjangkit 28 hari. Dalam uji coba vaksin ini, pada hari ke-28, pasien yang mendapat dosis vaksin rendah dan menengah menunjukkan adanya antibodi penawar dibandingkan dengan pasien dalam kelompok dosis tinggi.

Menurut para ahli, konsentrasi antibodi penawar penting untuk mendapatkan perlindungan dari virus. Para peneliti juga menganjurkan agar dilakukan penelitian lebih lanjut dan uji coba dengan lebih banyak relawan sebelum vaksin dihadirkan buat publik.

Advertisements

“Hasil ini merupakan tonggak penting,” ujar Wei Chen, profesor di Institut Bioteknologi Beijing dan pemimpin penelitian kepada para media, seperti dikutip dari CNBC International, Minggu (24/5/2020).

“Namun harus ditafsirkan dengan hati-hati. Tantangan dalam pengembangan vaksin Covid-19 belum pernah terjadi sebelumnya, dan kemampuan untuk memicu respons kekebalan ini tidak selalu menunjukkan bahwa vaksin tersebut akan melindungi manusia dari Covid-19.”

Vaksin lainnya dari Moderna Inc bernama mRNA-1273. Mengutip AFP, Senin (18/5/2020) perusahaan menyatakan vaksinnya berhasil menciptakan antibodi penawar Covid-19. Namun, hasil penelitiannya belum diterbitkan dalam jurnal kesehatan manapun. [***]

Sumber: CNBC Indonesia

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News