Kaki Patah Akibat Gempa, Anggota DPRD Donggala Ini ‘Ngantor’ dengan Kursi Roda

  • Whatsapp
Anggota DPRD Donggala, Nurjanah harus diangkat dari kursi rodanya untuk menuju mobil saat akan menghadiri rapat di Kantor DPRD Donggala.[Ist]
Bagikan Artikel Ini

Donggala, Jurnalsulawesi.com – Bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), pada 28 September 2018 lalu, tak hanya menimbulkan korban jiwa dan harta. Tak sedikit pula korban yang mengalami luka-luka dan cedera. Salah satunya adalah anggota DPRD Donggala, Nurjanah yang mengalami kaki patah akibat peristiwa tersebut.

Meski belum sembuh dari kakai patahnya, sebagai rasa tanggungjawabnya sebagai wakil rakyat, meski harus diipapah dan menggunakan kursi roda ia tetap melaksanakan aktifitasnya dan berkantor di DPRD Donggala, Senin (26/11/2018).

Baca Juga

Nurjanah yang juga merupakan Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Donggala, mengalami patah kaki akibat tertimpa pohon besar saat terjadi gempa.

Sekretaris PAN Donggala, Rofandi Ibrahim membenarkan peristiwa yang dialami oleh ketuanya itu. “Iya betul, patah kedua kakinya ditimpa pohon besar waktu gempa. Kejadiannya itu Nurjanah sementara pertemuan dengan warga,” kata Rofandi, Senin (26/11/2018).

Dikatakannya, pada Senin (26/11/2018) pagi, Nurjanah yang tinggal di Labuan Kabupaten Donggala itu diangkat ke mobil untuk menuju kantor DPRD Donggala.

“Berangkat dari rumahanya di Labuan menuju kantor DPRD menghadiri rapat paripurna nota keuangan APBD 2019,” ujar Rofandi.

Sementara, atas semangat yang dimiliki oleh Nurjanah untuk tetap berkantor meskipun kakinya patah, masyarakat Donggala sangat mengapresiasi Nurjanah yang tidak pantang menyerah, meski dalam keadaan sakit tetap menghadiri rapat paripurna.

“Kami mengapresiasi, dengan kondisi yang terbilang parah namun tak menyurutkan semangat saudaraku ibu Nurjanah untuk menunaikan kewajibannya sebagai wakil rakyat,” tutur Sekretaris PAN itu. [***]

Penulis; Jose Rizal

Berita Terkait

Google News