Kapolda Sulteng: Masyarakat Masih Banyak yang Bandel

  • Whatsapp
Kapolda Sulteng Irjen Polisi Drs. Syafril Nursal, SH, MH.
Bagikan Artikel Ini
  • 113
    Shares

Palu, JurnalNews.id – Angka penyebaran Infeksi virus corona disebut COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) di Sulawesi Tengah belum menunjukan angka yang stabil atau menurun bahkan indikasinya terus meningkat.

Data terakhir laporan update pusdatina Covid-19 Provinsi Sulawesi Tengah tanggal 10 Mei 2020 pukul 16.00 wita menunjukan terkonfirmasi positif covid-19 adalah 83 orang, orang dalam pemantauan (ODP) 153 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 35 orang, pasien meninggal 3 orang dan pasien sembuh dari covid-19 adalah 12 orang.

Baca Juga

Kapolda Sulteng Irjen Polisi Drs. Syafril Nursal, SH, MH mengatakan bahwa trend penyebaran virus corona (covid-19) di daerah ini belum menunjukan penurunan, bahkan cenderung terus meningkat.

“Hal ini terjadi karena masyarakat masih banyak yang bandel, belum mematuhi imbauan pemerintah,” katanya dalam keterangan tertulis yang disampaikan bidhumas Polda Sulteng, Senin (11/5/2020).

Syafril juga mengatakan, penyebaran virus Corona di wilayah Sulteng bukan lagi disebabkan oleh orang pendatang yang baru tiba dari wilayah atau kota lain diluar Sulteng, tetapi disebabkan karena adanya kontak orang perorang yang terindikasi terinfeksi positif covid-19 seperti halnya cluster jamaah Gowa.

“Saya perintahkan kepada para Kapolres dan Kapolsek untuk turun kelapangan mendatangi dan memberikan imbauan kepada pengurus masjid agar tidak melaksanakan sholat berjamaah di masjid, laksanakan ibadah di rumah sebagaimana protokol Kesehatan dan himbauan Majelis Ulama Indonesia dalam mencegah penyebaran virus corona,” pintanya

‘Imbauan untuk ibadah di rumah tentunya berlaku juga bagi pemeluk agama lain sebagaimana pernyataan bersama pimpinan majelis agama yang tergabung dalam Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Tengah,” tutup Syafril. [***]

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News