Kapolri: Pelaku Bom Bunuh Diri Pernah Ngebom di Jolo Filipina

  • Whatsapp
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, meninjau lokasi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu 28 Maret 2021. | Foto: Humas Polri
Bagikan Artikel Ini
  • 27
    Dibagikan

JurnalNewsKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pelaku  bom bunuh diri  yang tewas sebanyak dua orang, terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan.

“Pelaku yang meninggal dunia ada 2 orang laki-laki dan perempuan,” kata Kapolri saat meninjau lokasi  bom bunuh diri di depan Gereja Katedral di Makassar bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto , Minggu 28 Maret 2021.

Baca Juga

Mantan Kabareskrim Polri ini mengungkapkan inisial pelaku berjenis kelamin laki-laki yakni L. Sementara untuk pelaku perempuan masih diidentifikasi.

“Pelaku merupakan bagian dari kelompok JAD yang pernah melakukan pengeboman di Jolo Filipina,” ungkap Kapolri.

Dia pun meminta masyarakat agar tenang dan tidak panik paska teror bom bunuh diri. Masyarakat, menurutnya diminta tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa.

“Kami TNI-Polri akan memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat,” katanya.

Mantan Kapolda Banten ini menyampaikan terimakasih atas keberanian seorang satpam Gereja yang menahan pelaku agar tak masuk ke dalam gereja.

“Kami merasa prihatin sekarang sedang dirawat di rumah sakit polri karena lukanya dan semoga lekas sembuh,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolri dan Panglima menyempatkan diri menengok korban ledakan bom di RS Polri Makassar. Kapolri menyampaikan bahwa ada dua orang yang sudah selesai menjalani operasi.

“Kondisi korban sudah sadar dan bisa diajak bicara,” tutupnya.

Sepertid iberitakan sebelumnya, insiden ledakan yang diduga bom bunuh diri terjadi di sekitar Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Minggu, sekira Pukul 10.30 WITA.

Ledakan yang berada di sekitar Polsek Ujung Pandang dan Polrestabes Makassar serta Kantor Balaikota Makassar itu langsung membuat heboh dan aparat kepolisian langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk mengamankan lokasi. Ledakan tersebut terjadi saat jemaat gereja sedang beribadah di gereja. ***

Berita Terkait

Google News