Kasman: MTQ Jangan Hanya Seremonial

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini

Donggala, Jurnalsulawesi.com – Bupati Donggala Drs. Kasman Lassa, SH meminta kepada warga Banawa agar kegitan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) jangan hanya dijadikan ajang seremonial semata, namun pendalaman terhadap Al-Qur’an harus tetap dilakukan.

“MTQ jangan hanya jadi ivent seremonial yang rutin dilakukan, tetapi harus jadi salah satu wadah untuk melakukan pendalaman Al-Qur’an,” kata Kasman saat membuka secara resmi MTQ ke-37 tingkat Kecamatan Banawa, di Kelurahan Maleni pada Kamis (24/8/2017) malam.

Baca Juga:

Dalam sambutannya bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Donggala sudah melakukan berbagai kegiatan, khususnya di Kecamatan Banawa. Antara lain bantuan kepada nelayan dan pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) yang diperuntukan untuk para pegawai agar bisa berdomisili di Banawa sebagai ibukota Kabupaten Donggala.

Menurut bupati, kehadirannya bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Donggala, Indotang, S.Sos dan Wakil II Ketua DPRD Donggala, Abdul Rasyid serta pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang datang tepat waktu sesuai undangan, telah menunjukkan dukungan moral yang tinggi atas penyelenggaraan even dua tahunan ini.

Kasman juga memberikan bantuan materiil berupa sumbangan dana kepada panitia penyelenggara demi mendukung suksesnya MTQ yang mengusung tema: Mewujudkan Warga Banawa Cinta Al-Qur’an dalam Lingkungan yang Bersih dan Damai.

Bupati juga menyerahkan bantuan piala bergilir untuk mengganti piala MTQ yang sudah berusia tua. Penggantian piala ini merupakan salah satu wujud perhatian bupati dalam penyelenggaraan MTQ agar menjadikan suasana baru.

Jalannya malam pembukaan, diawali dengan pembacaan SK penunjukan Kelurahan Maleni sebagai tuan rumah dan pembacaan SK dewan hakim yang dikukuhkan oleh Camat Banawa, Tasmin.

MTQ yang dipadati para pedagang ini, semakin meriah dengan penampilan drum band MA Alkhairaat Maleni yang membuka jalan bagi kafilah melakukan defile (parade) mengelilingi arena dan atraksi tari dari Sanggar Seni Gonenggati.

Ketua panitia, Wahid Agus menyampaikan maksud dan tujuan MTQ untuk meningkatkan pemahaman Al-Qur’an kepada umat islam serta seni membaca Al-Qur’an yang baik dan benar.

Disamping itu, untuk mencari qori/qoriah potensial untuk mengikuti lomba pada tingkat kabupaten Donggala. [***]

 

Rep; Jose Rizal/*

loading...

Berita Lainnya

Google News