Kasus Covid-19 Tinggi, PON XX di Papua Terancam Tanpa Penonton

  • Whatsapp
Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. | Foto: Istimewa
Bagikan Artikel Ini

JurnalNews – Kasus penyebaran virus Covid-19 di Provinsi Papua tinggi, membuat pelaksanaan PON XX terancam berlangsung tanpa penonton.

Bupati dan wali kota di sana diminta konsisten menjalankan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sekarang ini agar pesta olahraga itu tetap dapat berlangsung meriah.

Baca Juga

Asisten Sekda Papua Bidang Perekonomian dan Kesra, Muhammad Musa’ad menjelaskan, empat daerah yang menjadi tempat penyelenggaraan PON XX menerapkan PPKM Level 4. Sedangkan, sisanya berstatus level 3 dan 2.

“Tidak ada maksud lain (PPKM), tujuan utamanya mencegah penularan Covid-19,” ujar Musa’ad di Kota Jayapura, Papua, Minggu 8 Agustus 2021.

“Kedua kita sedang memasuki persiapan PON XX,” sambungnya.

Selain pemerintah daerah, Pemprov Papua juga mengimbau masyarakat di seluruh tanah Papua agar patuh terhadap PPKM di masing-masing wilayahnya. Kebijakan pemerintah tidak akan maksimal tanpa dukungan masyarakat.

Pemprov Papua sesuai instruksi Gubernur Enembe berupaya mendorong vaksinasi kepada seluruh warganya, guna mencapai kekebalan kelompok sebelum pelaksanaan multievent PON agar tidak menimbulkan klaster kasus baru.

“Upaya menekan penularan Covid-19 ini juga menjadi salah satu syarat untuk memutuskan pelaksanaan PON XX dengan atau tanpa penonton,” tambahnya.

Sebagai informasi, terdapat empat daerah yang menjadi penyelenggara PON, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika dan Merauke.

Angka kasus Covid-19 di empat daerah tersebut tertinggi di Papua, karena itu diberlakukan PPKM Level 4. Lalu ada sembilan daerah yang memberlakukan PPKM Level 3, sisanya PPKM Level 2. ***

Berita Terkait

Google News