Kecam Pembantaian di Lembantongoa, Ini Perintah Fachrul Razi ke Kanwil Kemenag Sulteng

  • Whatsapp
Menteri Agama RI, Fachrul Razi. [Foto: Kemenag.go.id]
Bagikan Artikel Ini
  • 95
    Dibagikan

Jakarta, JurnalNews.id – Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengecam terjadinya kekerasan hingga menimbulkan korban jiwa yang terjadi di Desa Lembantongoa, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (27/11/2020) pagi.

“Saya sampaikan duka mendalam kepada keluarga yang menjadi korban. Saya juga mengecam karena tindakan semacam ini tidak bisa dibenarkan atas alasan apapun,” tegas Menag di Jakarta, Sabtu (28/11/2020).

Lihat Juga

“Anarkisme dalam bentuk apapun tidak bisa dibenarkan,” tegasnya, yang dikutip JurnalNews dari laman Kemenag RI.

Menag berharap dan percaya polisi akan segera mengungkap modus dan pelaku kejahatan ini, serta menangkap dan menindak tegas para pelakunya.

Menag juga sudah meminta jajarannya di Kemenag Sulteng untuk berkoordinasi dan bersinergi dengan pihak kepolisian setempat untuk menyelesaikan persoalan ini.

Kanwil Kemenag Sulteng juga diminta ikut menenangkan warga agar tidak terprovokasi dan tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan ketentuan hukum.

Seperti diberitakan sebelumnya, telah terjadi peristiwa pembantaian sadis yang menewaskan empat warga di Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Jumat (27/11/2020).

Empat korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, masing-masing inisial Y, P, N dan Pe. Selain menewaskan empat orang warga, sebanyak tujuh rumah warga juga dibakar yang diduga dilakukan kelompok kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora, yang masih masuk dalam DPO Poso.

Saat ini, aparat gabungan Satgas Tinombala yang terdiri dari Polri dan TNI serta Densus 88 AT, tengah memburu kelompok pyang dipimpin Ali Kalora itu. [***]

Sumber: Humas Kemenag RI
Editor: Sutrisno

Berita Terkait

Google News