Kecamatan Kinovaro Butuh Perbaikan Infrastruktur Jalan

Bagikan Artikel Ini

Palu, Jurnalsulawesi.com – Infrastruktur jalan di Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Pasalnya, hampir semua jalan penghubung antar desa di wilayah tersebut sangat memprihatinkan sempit dan tidak diaspal.

Hal itu diungkapkan warga saat menghadiri forum pertemuan reses Anggota DPRD Sulteng, Muh. Masykur, di Aula Pertemuan Uwlera Desa Porame, Sabtu (21/7/2018). Padahal mimpi warga masyarakat Kecamatan Kinovaro sama dengan mimpi warga daerah lain yang telah duluan menikmati perbaikan infrastruktur jalan.

Baca Juga

“Sampai saat ini jalan di desa kami tidak pernah diperbaiki sejak tahun 1992. Padahal setiap kali Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Desa selalu kami usulkan. Tapi usulan kami ini tidak pernah dipenuhi,” ungkap Sukiman, Kades Balane.

Jika hal ini terus berlangsung kata Sukiman, tidka ada gunanya setiap tahun melaksanakan Musrembang. Bahkan poros jalan yang direncanakan tembus ke Kota Palu, belum juga ada kejelasan. “Padahal rencana pembangunan jalan itu sudah dijanjikan sejak masa Pemerintahan Gubernur HB Paliudju, tapi sampai hari ini tidak terealisasi,” tambah Sukiman,.

Menanggapi permasalahan itu, Anggota DPRD Provinsi Sulteng, Muh. Masykur menjelaskan apapun yang sudah tetapkan dari hasil Musrenbang, merupakan dokumen resmi yang dasarnya jelas, yakni UU No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

“Kitab perencanaan pembangunan sumbernya dari UU No. 5 Tahun 2004. Semangatnya dibangun dari bawah, dari desa. Sehingga sumber masukan program pembangunan yang dituangkan dalam APBD asalnya dari Musrenbang, desa, kecamatan, kabupaten, provinsi dan pusat,” jelas Masykur.

Dikatakannya, sekarang kuncinya ada di seluruh warga, termasuk aparat pemerintah desa untuk mengawal seluruh tahapan sebelum RAPBD disahkan. Jikalau tidak didukung dengan pengawalan maka bisa jadi seperti pengalaman selama ini.

“Memang kita berharap agar semua permasalahan yang ada di desa secepatnya bisa disahuti dan direspon oleh pemerintah daerah. Apalagi hal seperti itu sudah sejalan dengan semangat pemerintah pusat, membangun Indonesia dari pinggiran. Dan itu adanya di desa-desa,” terang Wakil Komisi III DPRD Sulteng ini.

Masykur berharap seluruh kepala desa melakukan komunikasi secara intensif dengan para pemangku kebijakan daerah, untuk mengawal seluruh hasil Musrenbang desanya. [***]

 

Penulis; Sutrisno/*

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News