Kejari Morowali Tangkap Buronan Korupsi Dana Desa di Kendari

  • Whatsapp
Tersangka korupsi Dana Desa Sasbudi Nanga, dengan tangan diborgol saat tiba di Kantor Kejari Morowali, Senin (9/9/2019) pagi. Sasbudi ditangkap di Kendari setelah menjadi buronan Kejari Morowali selama 1 tahun. [Ist]

Palu, JurnalNews.id – Tim Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), berhasil menangkap Sasbudi Nanga, yang masuk daftar pencarian orang (DPO) yang menjadi tersangka penyalahgunaan Dana Desa (DD) di Desa Masadian, Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali.

Tersangka ditangkap di daerah Kota Kendari Caddi Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Minggu (8/9/2019), sekira pukul 22.30 Wita.

Baca Juga

Kasi Penkum dan Humas Kejati Sulteng, Sainuddin, SH, MH dalam keteranganya, Senin (9/9/2019) menuturkan, penangkapan terhadap tersangka dipimpin Kasi Pidsus Yuniarto, SH, MH dibantu pemeriksa Arafat, SH, MH dan Staf Pidsus Kejari Morowali, Aslan.

Sasbudi Nanga sebelumnya menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) Masadian, Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali. Sasbudi ditetapkan menjadi DPO oleh Kejari Morowali sejak 2018 lalu.

Menurut Kasi Penkum, Sasbudi Nanga disangkakan telah melakukan korupsi penyalahgunaan Dana Desa tahun 2016, yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp341.395.000,-.

Saat ditangkap kata Sainuddin, sempat terjadi keributan di TKP karena tersangka tengah pesta miras bersama teman-temannya.

“Tetapi berkat koordinasi dan bantuan dari aparat Kepolisian Kendari, penangkapan tetap berjalan lancar dan tersangka langsung diamankan ke kantor Kejari Kendari untuk segera dibawa ke Kejari Morowali,” terangnya.

“Hari ini sekira Pukul 09.05, tim yang membawa tersangka sudah tiba di Kantor Kejari Morowali dan langsung dilakukan Periksaan tersangka. Setelah menjalani pemeriksaan, tersangka langsung ditahan di Cabang Rutan Poso di Kolonodale,” demikian Kasi Penkum Kejati Sulteng. [***]

Penulis; Sutrisno/*

Pos terkait