Kejati Sulteng Klaim Selamatkan Keuangan Negara Rp2 Miliar

  • Whatsapp
Wakajati Sulteng Sapta Subrata, didampingi para asisten pada konferensi pers dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke- 60 tahun 2020 di ruang press room Kejati Sulteng, Rabu (22/7/2020). [Foto: Ikram]
Bagikan Artikel Ini
  • 65
    Shares

Palu, JurnalNews.id – Kejaksaan tinggi (Kejati) Provinsi Sulawesi Tengah dan jajarannya mengklaim berhasil selamatkan keuangan negara Rp2 miliar dan memulihkan keuangan negara Rp1,57 miliar dari tindak pidana korupsi diungkap.

“Jumlah perkara tindak pidana korupsi kurun waktu Juni 2019 sampai Juli 2020, proses penyelidikan 15 kasus, penyidikan 19 kasus, penuntutan 30 kasus, eksekusi 24 kasus,” terang Wakil Kepala Kejati (Wakajati) Sulteng Sapta Subrata, yang didampingi para asisten pada konferensi pers dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke- 60 tahun 2020 di ruang press room Kejati Sulteng, Rabu (22/7/2020).

Baca Juga

Dia mengatakan, Penuntutan tersebut hasil dari penyidikan pihaknya dan Dirkrimsus kepolisian Polda Sulteng.

Sementara kata dia, jumlah perkara tindak pidana umum totalnya 1291 kasus (924 kasus 2020 , 367 kasus 2019) diselesaikan 951 kasus, sisa 340 kasus

Advertisements
Advertisements

“Jumlah kasus tindak pidana ini paling banyak kasus narkotika,” kata mantan Koordinator Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI.

Jumlah berkas perkara SPDP 1203 kasus dengan rincian 213 kasus (2019), 990 kasus (2020) diselesaikan 825 kasus , sisa 378 kasus.

Selain itu pihaknya kata dia, melakukan pendampingan anggaran 2019 Recoufusing Covid 19, sejumlah Rp332 miliar.

Advertisements

“Jumlah surat kuasa khusus (SKK) non litigasi 60 SKK , 19 litigasi SKK,” ujarnya. [Ikram]

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News