Kekurangan Dokter, Pelayanan Puskesmas Bunta Tak Maksimal

Kepala Puskesmas Bunta, Kabupaten Banggai, dr Viermon Pakaya. [Ist]
Bagikan Artikel Ini
  • 241
    Shares

Bunta, JurnalNews.id – Masyarakat mengeluhkan pelayanan kepada pasien di Puskesmas Bunta, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah kurang maksimal. Minimnya pelayanan ini karena kurangnya sumber daya manusia (SDM) sebagai petugas medis.

Kepala Puskesmas (Kapus) Bunta, dr Viermon Pakaya mengatakan, samai saat ini hanya ia sendiri yang bertindak sebagai dokter, sehingga terkadang sampai kuwalahan menangani pasien.

Baca Juga:

“Seharusnya Puskesmas Bunta ini minimal punya empat dokter, karena setiap hari hanya saya sendiri yang melayani pasien di lima ruangan yang ada,” katanya kepada JurnalNews.id, Senin (11/11/2019).

Lima ruangan itu kata dr Viermon, terdiri dari ruangan kandungan atau pelayanan ibu hamil, ruang perawatan, ruangan anak, ruang UGD dan umum.

Loading…

“Sedangkan Puskesmas rawat jalan saja memiliki dua dokter. Apalagi Puskesmas Bunta adalah Puskesmas Rujukan, seharusnya minimal ada empat dokter yang standbye,” ujarnya.

Ia menambahkan, Puskesmas Bunta merupakan puskesmas rujukan untuk rawat inap dari lima puskesmas diantaranya Puskesmas Saiti, Nuhon, Simpang Raya, dan Lobu.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, dr Anang mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dokter di Puskesmas Bunta.

“Kami juga masih kesulitan mencari dokter, karna belum ada dokter yang melamar ini. Kami juga sudah membuka formasi penerimaan dokter tapi belum ada mendaftar,” ucap dr Anang.

Ia juga berharap, kebutuhan petugas medis utamanya dokter di Puskesmas Bunta dapat segera terisi, sehingga pelayanan kesehatan di puskesmas rujukan itu dapat segera teratasi. [***]

Penulis; Jefri Yanto
Editor; Sutrisno

loading...

Berita Terkait

REKOMENDASI UNTUK ANDA