Keluarga Korban Diduga Salah Tembak di Poso Tuntut Penegakkan Hukum

  • Whatsapp
Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Nurwindiyanto, bersama perwakilan keluarga korban salah tembak usai pertemuan di Palu, Senin (8/6/2020) malam. [Humas Polda Sulteng]
Bagikan Artikel Ini
  • 149
    Shares

 

Palu, JurnalNews.id – Keluarga korban diduga salah tembak yang dilakukan aparat keamanan di Poso, menemui Wakapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Brigjen Polisi Drs. Nurwindiyanto, MM, di Palu, Senin (8/6/2020) malam.

Baca Juga

Pada pertemuan tersebut, Wakapolda Sulteng didampingi Brigjen Polisi Drs. Verdianto Iskandar Bitticaca, AP Danpas Gegana Korp Brimob Polri dan Karo Provost Div propam Mabes Polri Brigjen Polisi Ramdani Hidayat, SH.

Sementara keluarga korban salah tembak yang terjadi pada 2 Juni 2020 itu diwakili Kepala Dusun Sepatuo, Desa Kawende, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Yunus.

Kepada Wakapolda Sulteng Yunus meminta penegakkan hukum terhadap oknum pelaku salah tembak.

“Mohon diperhatikan juga keluarganya, karena anaknya masih berusia 6 tahun. Kami tidak menyalahkan Polri, karena itu hanya perbuatan oknum,” kata Yunus.

Advertisements

Sementara itu, Icco yang turut hadir bersama Yunus meminta agar korban dari kekejaman MIT seperti Daeng Tapo, Papa Angga dan lainnya memohon juga untuk diperhatikan.

“Selama ini tidak pernah mendapat perhatian dari pemerintah,” pintanya

Menanggapi hal tersebut, Brigjend Pol Nurwindiyanto menjelaskan, bahwa Polda Sulteng sudah melakukan penyelidikan dan sementara berproses.

“Tim sudah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi dari masyarakat, aparat keamanan juga sudah melakukan pemeriksaan dan rekontruksi di lapangan,” terang Wakapolda.

Menurut Wakapolda, sebagi bentuk keseriusan penanganan kasus ini, Irwasda Polda Sulteng bersama Komnas HAM Perwakilan Sulteng sudah mendatangi lokasi kejadian.

“Hari ini Tim investigasi dari Mabes Polri dari Korp Brimob Brigjen Polisi Drs. Verdianto Iskandar Bitticaca, AP Danpas Gegana Korp Brimob Polri dan Karo Provost Div propam Mabes Polri Brigjen Polisi Ramdani Hidayat, SH, khusus datang ke Sulteng untuk memback up proses penyelidikan,” jelas Windiyanto

“Polda Sulteng akan memperhatikan dan menampung seluruh permintaan dari keluarga korban, serta melaporkannya kepada Kapolda Sulteng,” tutup Wakapolda Sulteng. [***]

Editor: Sutrisno/*

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News