Kemenkes Laporkan 46 Kasus Omicron di Indonesia, Salah Satunya Nakes Wisma Atlet

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi . | Foto: Tangkap layar Youtube
Bagikan Artikel Ini

JurnalNews – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan adanya penambahan kasus virus Covid-19 jenis Omicron di Tanah Air sebanyak 27 kasus. Ini artinya, jumlah keseluruhan mencapai 46 kasus Omicron.

Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi menerangkan sebagian besar penyebaran kasus Omicron bersumber dari pelaku perjalanan internasional. Namun, satu diantara 46 kasus tersebut menimpa seorang tenaga kesehatan (Nakes) yang bekerja di RSDC Wisma Atlet.

Baca Juga

“Jadi, 26 kasus ini imported case, diantaranya 25 WNI yang baru saja pulang dari Uni Emirat Arab, Kenya, Malaysia, Mesir, Malawi, Arab Saudi, Turki, Inggris, Spanyol, serta seorang WNA asal Nigeria,” kata Nadia dalam keterangan tertulis, Senin 27 Desember 2021.

“Kemudian, satu lagi kasus ini berasal dari seorang tenaga kesehatan (nakes) di RSDC Wisma Atlet,” lanjutnya.

Nadia mengungkap temuan kasus Omicron ini merupakan hasil pemeriksaan whole genome sequencing (WHO) oleh Badan Litbangkes yang terbit pada 25 Desember 2021. Sebanyak 27 kasus baru Omicron tersebut terdeteksi saat para pelaku perjalanan internasional tiba di Indonesia dan tengah menjalani karantina dalam kurun waktu 3-10 hari.

“Saat ini, sebagian besar dari mereka yang terpapar tengah menjalani karantina baik di Wisma Atlet maupun di RSPI Sulianti Saroso,” jelas Nadia.

Nadia menegaskan, mayoritas kasus Omicron yang terdeteksi di Tanah Air berasal dari pelaku perjalanan internasional (imported case). Maka dari itu, ia mengimbau agar masyarakat dapat menunda perjalanan ke luar negeri.

“Kepada seluruh masyarakat juga dihimbau untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M serta mengikuti vaksinasi Covid-19,” pungkasnya. ***

Pos terkait

Google News