Kemenpar Promosikan FPPN di Empat Bandara Internasional

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini

Palu,  Jurnalsulteng.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Ekonomi Kreatif menyasar empat bandara internasional untuk dijadikan tempat promosi Festival Pesona Palu Nomoni yang dipusatkan di Teluk Palu, 24-26 September 2016.

“Kementerian akan memasang iklan melalui videotron di Bandara Balikpapan, Surabaya, Makassar, dan Bali,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Palu Akram, menanggapi persiapan pelaksanaan FPPN.

Baca Juga:

Selain di empat bandara strategis itu, kata Akram, kementerian akan memasang promosi di sebanyak 41 lintasan kereta api kelas eksekutif dan iklan di televisi nasional.

“Itu semua kontribusi Kementerian Pariwisata untuk menyukseskan Festival Pesona Palu Nomoni,” jelas Akram, Selasa (23/8/2016).

Advertisements

Selain itu, kata dia, seluruh produk iklan melalui papan reklame berukuran besar di Kota Palu dan beberapa kota lainnya di Indonesia juga akan dibantu oleh Kementerian Pariwisata.

Akram mengatakan pemerintah menargetkan pelaksanaan FPPN pada 24 sampai 26 September 2016 akan menyedot ribuan pengunjung.

Bahkan, kata dia, Museum Rekor Indonesia (Muri) sedang mempelajari aspek keunggulan prestasi superlatif dari FPPN kali ini sehingga tercatat dalam rekor Muri.

Advertisements

Salah satu keunggulan dari FPPN kali ini adalah pementasan alat musik tradisional etnis Kaili berupa lalove (alat tiup dari bambu) dan gimba (gendang) sepanjang 7,2 kilometer dari total 42 kilometer panjang Teluk Palu.

FPPN sebelumnya adalah Festival Teluk Palu yang sudah menjadi agenda tahunan pemerintah daerah setempat. Berbagai atraksi budaya dan desain kendaraan tradisional juga akan dipertujukkan dalam festival tersebut.

Nomoni adalah Bahasa Kaili, suku asli yang mendiami lembah Palu, Sulawesi Tengah, yang artinya berbunyi.

Wali Kota Palu Hidayat mengatakan tujuan dari pelaksanaan FPPN adalah ingin menjadikan Kota Palu sebagai tujuan wisata karena daerah ini memiliki berbagai keunggulan budaya, seni dan keunikan alam.

Kota Palu juga disebut sebagai kota empat dimensi karena terdapat teluk, laut, sungai, pegunungan sekaligus permukiman.(***)


Source; Antara

Advertisements
Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News