Kementerian PUPR Segera Bangun Kembali Jembatan Kuning Palu

  • Whatsapp
Kementerian PUPR segera membangun kembali Jembatan Kuning Palu yang ambruk akibat gempa dan tsunami pada 28 September 2018 lalu. Landmark Kota Palu ini sebelumnya memiliki panjang 250 meter, selebar 7,5 meter dengan tinggi lengkung 20,2 meter.
Bagikan Artikel Ini

Jakarta, Jurnalsulawesi.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun kembali Jembatan Kuning atau Jembatan Palu IV, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Jembatan yang menjadi ikon kota Palu sebelumnya dibangun tahun 2006 oleh Pemerintah Kota Palu, hancur pada saat terjadi bencana gempa dan tsunami pada September 2018 lalu.

Baca Juga

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan kembali Jembatan Kuning yang membentang di atas muara sungai Palu diharapkan akan meningkatkan konektivitas jalan nasional dan membantu percepatan pemulihan Kota Palu.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto mengatakan, rekonstruksi Jembatan Palu IV mendapatkan bantuan dari Pemerintah Jepang melalui Japan International Coorporation Agency (JICA) yakni berupa dana hibah senilai 2,5 miliar Yen atau sekira Rp 325 miliar.

Sugiyartanto menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Jepang yang telah membantu dalam rehabilitasi dan rekonstruksi di Sulawesi Tengah.

“Bencana gempa dan tsunami telah mengakibatkan hancurnya sejumlah fasilitas dan infrastruktur publik, termasuk jembatan Kuning. Untuk itu, rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur di Palu, Sigi, Donggala dan sekitarnya sangat krusial untuk memulihkan keadaan,” ujarnya seperti dikutip Liputan6, Sabtu (22/6/2019).

Tahap Persiapan Lelang
Kepala BPJN XIV Palu Sulawesi Tengah A. Satriyo Utomo mengatakan, saat ini rekonstruksi Jembatan Palu IV masih dalam tahapan persiapan lelang dan finalisasi desain jembatan.

“Panjang bentangnya direncanakan 250 meter, namun kita masih mendiskusikan apakah tipe jembatan cable stayed atau suspension bridge. Untuk lokasi, direncanakan tidak jauh dari lokasi Jembatan Palu IV sebelumnya,” kata Satriyo.

Satriyo berharap dengan kembali dibangunnya jembatan tersebut akan turut menjadi simbol kebangkitan dan optimisme masyarakat Palu pasca bencana. Ditargetkan paling lambat rekonstruksi Jembatan Palu IV dapat diselesaikan pada tahun 2022. [***]

 

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News