Kereta di Pakistan Meledak Disebabkan Penumpang Memasak, 74 Orang Tewas

Kereta di Pakistan meledak dan terbakar menewaskan sedikitnya 74 orang, Kamis (31/10/2019). [doc. NDTV]
Bagikan Artikel Ini
  • 33
    Shares

Islamabad, JurnalNews.id – 74 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka setelah tabung gas meledak di sebuah kereta di Pakistan, Kamis (31/10/2019). Beberapa orang tewas setelah melompat dari kereta untuk melarikan diri dari kebakaran itu. Selain itu lebih dari 40 orang mengalami luka.

Kecelakaan kereta ini terjadi di Distrik Rahim Yar, Provinsi Punjab, melibatkan rangkaian yang melaju dari Karachi menuju Lahore.

Baca Juga

“Berdasarkan informasi yang kami terima dari lokasi kecelakaan, lebih dari 65 orang tewas dan 40 lainnya luka,” kata menteri kesehatan Punjab, Yasmin Rashid, kepada AFP yang dikutip iNews.id.

Tayangan televisi menunjukkan, nyala api keluar dari tiga gerbong, dan terdengar suara para penumpang yang menangis dalam insiden itu.

Beberapa penumpang kebanyakan sedang melakukan perjalanan ke salah satu pertemuan keagamaan terbesar Pakistan memasak sarapan ketika dua tabung gas meledak.

Ali Nawaz, seorang pejabat senior Kereta Api Pakistan, mengatakan kepada AFP, bahwa banyak orang Pakistan membawa makanan dalam perjalanan kereta itu. Namun, tabung gas dilarang ada dalam kereta.

Menteri Kereta Api Pakistan Sheikh Rasheed Ahmed mengatakan bahwa adalah sebuah kesalahan membiarkan tabung gas berada di kereta nahas itu.

Loading…

Puluhan orang berkerumun di sepanjang rel melihat kereta yang terbakar, yang terputus dari sisa gerbong.

Petugas pemadam kebakaran bergegas ke lokasi kejadian di dekat distrik Rahim Yar Khan. Petugas penyelamat dan tentara juga terlihat, mengangkut mayat-mayat terbungkus kain putih.

“Sebuah tabung meledak dan saya tidak tahu bagaimana, api meletus di mana-mana,” kata seorang korban, Muhammad Imran, kepada AFP dari sebuah rumah sakit di Rahim Yar Khan.

“Saya melompat keluar dari kereta untuk menyelamatkan hidup saya. Ada banyak orang di belakang saya, mereka mendorong,” katanya.

Muhammad Nadeem Zia, seorang pengawas medis di rumah sakit di Liaquatpur, kota terdekat, mengatakan kepada AFP bahwa beberapa korban terbunuh akibat luka di kepala ketika melompat dari kereta yang bergerak.

Dia mengatakan setidaknya 44 orang terluka.

Mereka yang terluka sedang dilarikan ke rumah sakit di kota terdekat Bahawalpur dan di tempat lain di distrik Rahim Yar Khan. Para pejabat mengatakan banyak mayat hangus tak bisa dikenali.

Perdana Menteri Imran Khan mengatakan dia sangat berduka oleh tragedi itu dan sudah memerintahkan penyelidikan.

loading...

Berita Terkait

REKOMENDASI UNTUK ANDA