Kibarkan Bendera Setengah Tiang, DPRD Donggala: Kita Berduka

  • Whatsapp
Kantor DPRD Kabupaten Donggala mengibarkan bendera setengah tiang sebagai ungkapan duka atas timbulnya ribuan korban jiwa akibat gempa dan tsunami, pada 28 September 2018. [Ist]
Bagikan Artikel Ini

Donggala, Jurnalsulawesi.com – Bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi yang melanda Kabupaten Donggala, Kota Palu dan Sigi, Jumat (28/9/2018) telah menelan ribuan korban. Pasca terjadi bencana tersebut, Kantor DPRD Kabupaten Donggala mengibarkan bendera setengah tiang sebagai ungkapan duka atas timbulnya ribuan korban jiwa.

Wakil Ketua DPRD Donggala, Abdul Rasyid mengatakan, berkibarnya setengah tiang bendera Merah Putih di halaman kantor itu, sebagai ungkapan duka cita atas terjadinya bencana, khususnya di Kabupaten Donggala.

Baca Juga

“Sekretariat DPRD Donggala mengibarkan setengah tiang bendera Merah Putih sebagai bentuk duka atas apa yang menimpa kita khususnya di Donggala,” kata Abdul Rasyid di Donggala, Selasa (2/10/2018).

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh sekretariat itu sebagai bentuk berduka wakil rakyat di DPRD Donggala atas musibah yang memakan ratusan korban jiwa tersebut.

“Kita semua bersedih atas apa yang telah terjadi di Donggala, dan pengibaran bendera setengah tiang itu salah satu wujud wakil rakyat di DPRD ikut berduka atas apa yang menimpa warga Donggala,” tutup Rasyid.

Seperti diketahui, gempa bumi berkekuatan 7,7 SR mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018) pukul 18.02 Wita.

Dampak gempa di wilayah Kabupaten Donggala juga terjadi Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala karena dekat dengan pusat gempa. Beberapa rumah roboh dan rusak akibat gempa. [***]

Penulis; Jose Rizal

Berita Terkait

Google News