KLM Bukit Rahmat Tenggelam, 21 Penumpang dan 9 ABK Selamat

  • Whatsapp
30 orang penumpang dan ABK KLM Bukit Rahmat yang tenggelam di Perairan Taliabu, saat dievakuasi, Selasa (28/7/2020) dini hari. [Foto: Mahafin/ Tim IRT Rescue PT Adidaya Tangguh via Basarnas Palu]
Bagikan Artikel Ini
  • 28
    Shares

Palu, JurnalNews.id – Sebanyak 30 Person on Boat (POB) di Kapal Layar Motor (KLM) Bukit Rahmat yang tenggelam diperairan Taliabu, Provinsi Maluku Utara (Malut) pada Senin (27/7/2020), ditemukan selamat.

“Jumlah POB sebanyak 30 orang, terdiri dari 17 penumpang dewasa, 4 anak-anak dan 9 orang ABK. Semua korban telah dievakuasi dalam keadaan selamat,” terang Kepala Kantor Basarnas Palu, Andrias Hendrik Johannes, dalam keteragannya, Senin (27/7/2020) malam.

Baca Juga

Berikut nama-nama korban KLM Bukit Rahmat:
1. Bili
2. Alfendri
3. Goliat
4. Rahmat
5. Adi sofyan
6. Suhardin.
7. Adi
8. Yosis
9. Anggi
10. Erdin
11. Rahman.
12. La raha
13. Opi
14 . Ade
15. Ane
15. Sardi
17. Yusril
18. Murni
19. Malisa
20. Mikel
21. Yusuf Sima
22. Kris
23. Rosna.
24. La Rihande
25. Yoksana Bapiyosikene
26. Weros
27. Apsalon Matango
28. Putri Kaila (anak)
29. Indah (Anak)
30. Faid (Anak)

Seperti diberitakan sebelumnya, KLM Bukit Rahmat yang berlayar dari Pelabuhan Luwuk Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) tujuan Taliabu, Provinsi Maluku Utara (Malut), dilaporkan tenggelam di perairan Taliabu, Senin (27/7/2020), sekira Pukul 15.55 Wita.

Advertisements

Informasi tenggelamya kapal yang dinahkodai Suhardin Ode Idrus itu diterima Basarnas Palu sekira Pukul 17.30 Wita.

“Laporan diterima dari KPLP Luwuk sekira Pukul 17.40 Wita,” terang Andrias Hendrik Johanes.

Ia menuturkan, KLM Bukit Rahmat berangkat dari pelabuhan Luwuk pada Sabtu (25/7/2020) Pukul 17.30 Wita.

Advertisements

Kemudian, kapal berwarna bobot 25 GT itu dijadwalkan tiba di Pelabuhan Taliabu pada Senin (27/7/2020) Pukul 17.30 Wita.

“Pukul 17.40 Wita diterima info dari bapak Rivai (KPLP Luwuk), bahwa kapal KLM Bukit Rahmat GT 25 mengalami kecelakaan dan tenggelam di perairan Taliabu,” jelasnya.

Andrias menjelaskan, setelah menerima informasi tersebut Basarnas Palu langsung melakukan koordinasi dengan Kantor SAR terdekat yaitu kantor SAR Kendari, Kantor SAR Ternate.

“Selain itu kami juga berkoordinasi dengan KPLP Luwuk, Syahbandar Taliabu, BPBD Taliabu, PT Adidaya Tangguh dan masyarakat Taliabu,” katanya.

Pukul 19.00 Wita diterima informasi dari potensi SAR Taliabu, bahwa 1 unit kapal Tagboat Prime 165 milik PT Adidaya Tangguh telah melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dan telah melakukan evakuasi terhadap korban. [***]

Advertisements

Editor: Sutrisno/*

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News