KM Narita Kandas di Bungku Akibat Cuaca Buruk, 14 ABK Selamat

  • Whatsapp
Petugas medis memeriksa kesehatan salah satu ABK yang selamat, setelah KM Narita kandas di sekitar pelabuhan Bungku akibat cuaca buruk, Rabu (17/6/2020) malam. [Humas Basarnas Palu]
Bagikan Artikel Ini
  • 162
    Shares

Palu, JurnalNews.id – Sebuah kapal KM Narita mengalami kecelakaan di area Pelabuhan Bungku, Kabupaten Morowali, Provinsi Suawesi Tengah. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (17/6/2020) sekira Pukul 18.10 Wita.

Kepala Basarnas Palu, Basrano mengatakan, laporan kecelakaan akibat cuaca buruk di sekitar Pelabuhan Bungku itu diterima sekira Pukul 19.00 Wita.

Baca Juga

Setelah menerima laporan adanya kecelakaan kapal, pos SAR Morowali langsung memberangkatkan tim untuk melakukan pertolongan dan penyelamatan pada Pukul 19.35 Wita

Basrano menuturkan, kronologis peristiwa itu berawal saat KM Narita yang tengah sandar di Pelabuhan Bungku. Namun karena cuaca buruk KM Narita berusaha untuk mengamankan diri dengan meninggalkan dermaga.

“Saat mengambil haluan, kapal tiba-tiba miring dan air masuk ke palka kapal,” kata Basrano dalam keterangannya di Palu, Rabu (17/6/2020) malam.

Advertisements

“Karena kapal sudah miring dan masuk air, sebanyak 8 orang awak buah kapal (ABK) melompat ke laut. Sedangkan 6 orang lainnya bertahan di atas kapal,” tambahnya.

Sebanyak 8 orang yang melompat ke laut berhasil diselamatkan dan dievakuasi nelayan setempat.

“Sementara 6 orang lainnya berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dalam keadaan selamat, pada Pukul 22.15 Wita,” terang Basrano.

Sebanyak 14 orang tersebut kemudian dievakuasi ke Kantor Syahbandar Bungku yang dilanjutkan pengecekan kesehatan.

Berikut nama-nama korban yang berhasil diselamatkan:
1. Ali sadikin (Nakhoda)
2. Muhammad Hasbi
3. Adi Prasetyo
4. Ali Akbar
5. Pradika
6. Muh Haikal Hamsori
7. Moh. Ridwan
8. Sujito (KKM)
9. Muh. Nurufaisi Akbar
10. Ahkyarsyam
11. Wilner Adinepabira
12. La Ode Muh Laini
13. Bas Jansen.
14. Daniel Prasetyo.

“Operasi penyelamatan ini melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Morowali, Pos AL, Polairud, Polsek Bungku, Koramil, BPBD, Camat Bungku dan warga masyarakat setempat,” tutup Basrano. [***]

Editor: Sutrisno/*

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News