Komisioner KPU Tolitoli Dinilai Tak Paham Aturan

Bagikan Artikel Ini

Tolitoli, Jurnalsulawesi.com – Komisioner KPU Kabupaten Tolitoli dinilai tak memahami Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terkait adanya Partai Politik (Parpol) yang mendaftarkan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg), setelah verifikasi dilaksanakan tanggal 19 Juli hingga 21 Juli 2018.

“Komisioner yang baru ini sepertinya tidak memahami soal PKPU nomor 6 tahun 2018, tentang pendaftaran verifikasi dan penetapan partai politik peserta Pemilu anggota dewan perwakilan rakyat dan dewan perwakilan daerah,” tegas Direktur LSM Bumi Bakti, Ahmad Pombang, di Tolitoli, Jumat (27/07/2018).

Baca Juga

Ahmad Pombang menjelaskan, dalam PKPU tersebut disebutkan, bahwa setelah dilakukan verifikasi tidak diperbolehkan lagi setiap Parpol mendaftarkan Bakal Calon Legislatifnya.

“Ini menjadi blunder bagi lembaga sekelas KPU yang menjadi motor pelaksanaan pesta demokrasi di Kabupaten Tolitoli,” katanya.

Komisioner KPU periode ini terkesan tidak profesional dalam melaksanakan tugas-tugas pokoknya, yang berkaitan dengan pelaksanaan aturan yang tertuang di dalam undang-undang tentang Pemilu dan PKPU.

“Seyogyanya hal ini tidak terjadi karena pernyataan yang pernah disampaikan salah satu komisioner KPU Tolitoli pada jumpa pers lalu,” tekannya.

Ahmad Pombang, berharap dalam menjaga marwah lembaga penyelenggara Pemilu 2019 mendatang, Komisioner KPU Tolitoli tidak lagi melakukan kekeliruan dalam menyampaikan pernyataannya karena hal ini bisa menciptakan ketidak pastian hukum pada peserta Pemilu (Partai Politik).

Sebelumnya, salah seorang komisioner KPU Tolitoli Alisman dalam konfrensi pers yang diadakan di kantor KPUD Tolitoli, kepada wartawan mengatakan, kalau ada Parpol yang belum mengisi caleg di setiap daerah pemilihan (Dapil), bisa didaftarkan setelah verifikasi, asalkan memenuhi persyaratan sebagai Bacaleg.

“Kami akan proses dan menerima pendaftaran setelah verifikasi,” katanya. [***]

 

Penulis; Ramlan Rizal
Editor; Sutrisno

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News