Komite Mahasiswa Sulteng Tolak WNA Jabat Direksi dan Komisaris BUMN

  • Whatsapp
Sejumlah aktivis Mahasiswa dari berbagai kampus yang tergabung dalam Komite Mahasiswa Sulteng saat membaca pernyataan sikap di kampus STISIP Panca Bhakti Palu, Sabtu (27/6/2020). [Ist]
Bagikan Artikel Ini
  • 540
    Shares

 

Palu, JurnalNews.id – Komite Mahasiswa Sulawesi Tengah (Sulteng) dengan tegas menolak Warga Negara Asing (WNA) menduduki jabatan Direksi maupun Komisaris pada sejumlah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan minta kepada Presiden Joko Widodo untuk memecat Erick Thohir sebagai Menteri BUMN.

Baca Juga

“Kami tolak WNA yang menduduki Direksi dan Komisaris di sejumlah perusahaan BUMN dan sekaligus pecat Erick Thohir dari Menteri BUMN,” tegas Juru Bicara (Jubir) Komite Mahasiswa Sulteng, Akbar kepada Media ini di Kampus STISIP Panca Bhakti Palu, Sabtu (27/6/2020).

Akbar mengatakan, BUMN di bawah kepemimpinan Erick Thohir disinyalir mengakomodir WNA menduduki Direksi dan Komisaris di sejumlah perusahan BUMN.

Bahwasannya, Komite Mahasiswa Sulteng yang terdiri dari beberapa elemen Mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Palu, merasa tersinggung dan merasa bahwa Erick Thohir tidak menghargai anak Bangsa kita sendiri.

Akbar menyebutkan, bahwa Erick Thohir sebagai Menteri BUMN mengangkat WNA menjadi Direksi dan Komisaris di perusahaan milik negara. Bukan hanya itu, aroma Dwi Fungsi TNI-Polri macam era Orde Baru juga ditebar di bawah Kementerian BUMN yang dipimpin Erick Thohir tersebut.

Advertisements

“Ini merupakan tindakan seorang Menteri bermental inferior,” katanya.

Akbar menuturkan, sikap kami di Komite Mahasiswa Sulteng juga senada dengan beberpa kawan mahasiswa di daerah lain yang merasa tindakan ini perlu perhatian serius dari Presiden. Keputusan Erick Thohir tersebut sudah menyinggung anak bangsa yang di nilainya dari beberapa juta orang di negeri ini tidak layak dan berkompeten untuk sekelas jabatan di perusahaan milik bangsa kita sendiri.

“Kami dari Komite Mahasiswa Sulteng yang terdiri dari beberapa simpul aktivis mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Palu dengan ini menyatakan sikap. Pertama; pecat WNA yang menjadi Direksi dan Komisaris di sejumlah perusahaan di BUMN. Kedua; pecat Erick Thohir sebagai Menteri BUMN karena membiarkan BUMN dikelola orang asing dan menunjukan sikap inferior,” tegasnya. [***]

Editor: Agus Manggona/*

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News