Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi 27 Orang, KNKT Lakukan Investigasi

  • Whatsapp
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan bus PO Sri Padma Kencana di Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu 10 Maret 2021 malam. Foto: Antara via CNNIndonesia
Bagikan Artikel Ini
  • 82
    Dibagikan

JurnalNews – Korban yang meninggal dunia akibat Kecelakaan bus Padma Kencana nopol T 7951 TB di jurang Tanjakan Cae Kawung Luwuk, Wado, Kabupaten Sumedang bertambah. Sampai dengan saat ini, tercatat berjumlah 27 orang, bertambah lima orang dari sebelumnya 22 orang.

Berdasarkan data dari RSUD Sumedang, jumlah korban 66 orang, sebanyak 39 di antaranya selamat.

Baca Juga

Kecelakaan tersebut mengakibatkan korban jiwa. Hingga pagi ini sebanyak 27 orang tewas. Sementara lainnya mengalami luka-luka dan belum berhasil dievakuasi.

Baca JugaPrakerja Gelombang 14 Dibuka Kamis 11 Maret, Login Prakerja.go.id

“27 orang meninggal dunia,” kata Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah dalam keterangannya, Kamis 11 Maret 2021.

Tim SAR telah melakukan evakuasi korban terakhir pada Kamis 11 Maret 2021 pukul 07.40 WIB, tapi tim SAR masih memantau lokasi untuk memastikan tidak ada lagi korban yang terjepit badan bus setelah terangkat oleh alat berat.

Baca JugaBuru Sisa DPO MIT Poso, Danrem: Kelompok Sembilan Makin Lemah

SAR menyampaikan jurang yang menjadi lokasi kecelakaan memiliki kedalaman sekitar 20 meter. Lokasi kejadian terletak di sekitar Jalan Raya Sumedang-Cibereum.

Jalan itu merupakan akses penghubung antara Kabupaten Garut dan Kabupaten Sumedang. Wado merupakan kecamatan di kawasan selatan Sumedang.

Diduga Rem Blong
Kecaelakaan Bus tersebut diduga karena mengalami rem blong, sebelum terjun ke dalam jurang sedalam 20 meter di kawasan Kecamatan Wado, Semedang, Jabar.

Baca JugaDemokrat Sulteng Bakal Pecat Kader Tak Loyal

Dikutip dari Kompas.com, dugaan itu berdasarkan pengakuan salah satu penumpang selamat dalam kejadian itu Mimin Mintarsih (52), warga Desa Paku Haji, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

Ia beserta dua anaknya yang berumur 2 dan 11 tahun selamat dalam kecelakaan maut tersebut.

Berita Terkait

Google News