Kota Palu Mengalami Inflasi 0,31 Persen pada Agustus 2019

  • Whatsapp
[Ilustrasi]

Palu, JurnalNews.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mencatat pada Agustus 2019, Kota Palu mengalami inflasi sebesar 0,31 persen.

Dilansir dari laman sulteng.bps.go.id, Selasa (3/9/2019), Kota Palu menempati urutan ke-8 inflasi tertinggi di kawasan Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua) dan urutan ke-22 secara Nasional.

Baca Juga

Dari 82 kota pantauan Indeks Harga konsumen (IHK) nasional, sebanyak 44 kota mengalami inflasi dan 38 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Kudus sebesar 0,82 persen dan terendah di Kota Pare-pare sebesar 0,04 persen. Kota Bau-bau mengalami deflasi tertinggi sebesar 2,10 persen, sementara Kota Tegal mengalami deflasi terendah sebesar 0,02 persen.

Kenaikan indeks harga terjadi pada kelompok bahan makanan (2,78 persen), diikuti oleh kelompok sandang (0,86 persen), pendidikan, rekreasi dan olahraga (0,23 persen), makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau (0,13 persen), perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar (0,07 persen).

Sedangkan yang mengalami penurunan indeks harga yakni kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan (2,01 persen) serta kelompok kesehatan (0,04 persen).

Inflasi tahun kalender bulan Agustus 2019 terhadap Desember 2018 sebesar 1,75 persen, sementara inflasi year on year (Agustus 2019 terhadap Agustus 2018) tercatat sebesar 4,79 persen. [***]

Editor; Sutrisno

Pos terkait