KPK Geledah Dinas PUPR Sulsel dan Kediaman Nurdin Abdullah, Ini Hasilnya

  • Whatsapp
Tim KPK usai menggeledah kantor Dinas PUPR Provinsi Sulsel, Selasa 2 Maret 2021. | Foto: Viva
Bagikan Artikel Ini
  • 13
    Dibagikan

JurnalNews – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan rumah pribadi Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, pada Selasa 2 Maret 2021.

Informasi yang diperoleh, tim beranggotakan sekitar enam orang itu dikabarkan membawa sekitar 3 koper yang disebut berisi bahan dokumen yang diduga bakal digunakan sebagai penguat barang bukti.

Baca Juga

Tim KPK menggeledah kantor yang beralamat di Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, sekitar pukul 10.00 WITA, itu mendapat pengawalan dari personel Brimob Polda Sulawesi Selatan.

“Ada beberapa anggota Brimob yang bertugas untuk pengamanan saja, karena teknisnya kan KPK yang memiliki kewenangan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Sulfan, yang dilansir VIVA.

Tak hanya kantor Dinas PUPR, pada hari yang sama tim penyidik KPK juga menggeledah rumah pribadi Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar.

Menurut pelaksana tugas KPK, Ali Fikri, di dua lokasi itu diamankan sejumlah dokumen yang akan digunakan untuk kepentingan penyidikan.

“Dari dua lokasi (Dinas PUPR dan Rumah Dinas Gubernur Sulawesi Selatan) tersebut, ditemukan dan diamankan bukti, di antaranya berbagai dokumen yang terkait dengan perkara ini, dan juga sejumlah uang tunai,” ujarnya melalui pesan singkat.

Ali menyebut, tim penyidik KPK Senin kemarin juga telah menggeledah rumah dinas Nurdin Abdullah dan rumah dinas Sekretaris PUPR, Edy Rahmat.

Berita Terkait

Google News