KPU Tolitoli Gelar Apel Akbar Bersama PPK Secara Virtual

  • Whatsapp
Ketua KPU Tolitoli, Sulaeman Pajalani.
Bagikan Artikel Ini
  • 67
    Shares

 

Tolitoli, JurnalNews.id – Untuk meminimalisir penggunaan anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkda), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tolitoli dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) menggelar apel akbar bersama badan adhock di lima daerah yang akan menggelar pesta demokrasi 9 Desember 2020 mendatang.

Baca Juga

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) KPU Tolitoli, Ovelio L, S.IP, M.Si mengatakan, salah satu cara penghematan anggaran di tengah pandemi Covid-19, KPU Tolitoli dan PPK gelar apel akbar secara virtual dengan daerah di sulteng yang melaksanakan Pilkada 2020 dengan badan adhock di seluruh Indonesia.

“Ini salah satu cara penghematan anggaran KPU, untuk mengurangi perjalanan dinas keluar daerah,” katanya, Jumat (3/7/2020).

Ia menjelaskan penghematan anggaran Pilkada ini juga dilaksanakan sesuai himbauan dari Mentri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, bahwa tahapan tahapan Pilkada yang masih bisa dilaksanaka secara virtual, seperti Bimbingan Teknik (Bimtek) itu menurutnya bisa dilakukan dengan virtual ataupun metode lain yang lebih murah, agar dapat memaksimalkan penggunaan anggaran.

Advertisements

“Imbauan Mendagri untuk memaksimalkan penggunaan anggaran Pilkada tetap kita utamakan,” pungkasnya.

Apel akbar secara virtual tersebut dilaksanakan di aula kantor KPU Tolitoli, turut dihadiri puluhan penyelenggara pilkada dari tingkat kecamatan di Toliti.

Advertisements

“Apel akbar yang menggunakan telekonfrence ini bukan hanya diiukuti oleh kami, tetapi juga semua badan adhoc penyelenggara Pilkada di indonesia. Kalau di Sulteng termasuk Tolitoli, Morut, Kota Palu, Sigi, Morut, Poso dan Kabupaten Banggai Laut,” kata ketua KPU Tolitoli, Suleman Pajalani.

Apel akbar yang dilaksanakan secara virtual itu adalah bagian dari pembekalan kepada badan adhoc sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan semua tahapan-tahapan Pilkada di Kabupaten Tolitoli.

“Apel akbar yang dilaksanakan salah satu upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia yang berintegritas untuk kami sebagai penyelenggara,” kata ketua KPU Tolitoli Suleman Padjalani.

Menurutnya penyelenggaraan Pilkada tahun ini sangat jauh berbeda dengan pemilihan presiden dan legislatif tahun 2019, kali ini beban pekerjaan badan adhoc lebih sedikit karena lebih mengedepankan protokol kesehatan di tengah pandemic Covid 19.

“Tahapan Pilkada yang kita laksanakan ini harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, itu yang ditekankan KPU Provinsi dan KPU RI pada apel akbar,” ujarnya. [***]

Advertisements

Penulis: Rahmadi Manggona

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News