KPU Tolitoli Habiskan Rp600 Juta untuk Biaya Rapid Test KPPS

  • Whatsapp
PPK KPU Tolitoli, Ovelio L. [Ist]
Bagikan Artikel Ini
  • 111
    Dibagikan

Tolitoli, JurnalNews.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tolitoli menghabiskan Anggaran sebanyak Rp600 juta lebih untuk biaya    Rapid Test Covid-19 terhadap 4536 orang Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang akan bertugas di 504 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ovelio L, S.IP.M, mengatakan, penyelenggara KPPS  KPPS, sebelum bertugas di TPS wajib dilakukan rapid test untuk menjaga kepercayaan dari masyarakat bahwa penyelenggara sudah aman dari Covid -19.

Lihat Juga

“Rapid test ini wajib dilakukan kepada penyelenggara Pilkada yakni KPPD yang nantinya akan bertugas di setiap TPS,” kata Ovelio, di Tolitoli, Kamis (26/11/2020).

Ovelio, menjelaskan petugas KPPS yang melakukan rapid test sebanyak 4536 orang yang tersebar di 504 TPS dengan anggaran yang di gelontorkan sebanyak Rp600 juta lebih, karena setiap petugas KPPS melakukan rapid test dianggarkan Rp145 ribu.

“Anggaran yang digelontorkan untuk rapid test petugas KPPS sebesar 600 juta lebih, yang setiap orang dirapid test Rp145 ribu,” pungkasnya.

Sebelum menentukan perusahaan yang memiliki ijin dari Kementrian Kesehatan untuk melakukan rapid test, pihaknya melakukan survei jasa yang yang terendah, dari survei tersebut perusahaan Kimia Farma yang menawarkan jasa terendah yakni sebesar Rp145 ribu setiap orang yang akan dilakukan rapid test.

“Kita survei di tiga perusahaan, hanya Kimia Farma yang menawarkan jasa rapid test terendah yakni 145 ribu, kalau perusahaam lain 150 ribu,” jelasnya. [***]

Penulis: Rahmadi Manggona

Berita Terkait

Google News