La Undecima, Real Madrid Penguasa Benua Biru

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini
Jurnalsulteng.com – Real Madrid membuktikan kapasitasnya sebagai klub raksasa yang menguasai Eropa. Armada Los Blancos berhasil memastikan gelar Liga Champions ke-11, usai mengandaskan perlawanan rival sekota, Atletico Madrid, di partai final yang berlangsung di San Siro, Milan.

Gelar ke-11 atau La Undecima yang berhasil dikunci Madrid, membuat klub ibukota Spanyol kian kokoh di puncak daftar peraih gelar Liga Champions. 11 gelar yang berhasil dicetak oleh Madrid, rasanya sulit untuk dikejar oleh klub-klub elite Eropa lainnya semisal, AC Milan, Liverpool, Barcelona, atau Bayern Munich.

Selain membuktikan kapasitasnya sebagai sang penguasa benua biru, Madrid juga kembali menegaskan diri sebagai penguasa ibukota Spanyol. Sebab, lawan yang kembali ditaklukkannya adalah Atletico, yang notabene adalah tim sekota Madrid.

Baca Juga:

Atletico adalah lawan yang sama bagi Madrid dalam laga puncak Liga Champions dua musim lalu. Kala itu, di final Liga Champions musim 2013/2014 yang digelar di Estadio da Luz, Lisbon, Cristiano Ronaldo cs juga mengandaskan Atletico untuk merebut gelar ke-10 atau La Decima.

Kesuksesan Madrid meraih gelar La Undecima, terasa sangat spesial bagi sang pelatih, Zinedine Zidane. Bagaimana tidak, Zidane baru mengisi kursi pelatih Madrid pada bulan Januari 2016, menggantikan posisi Rafael Benitez yang didepak manajemen. Gelar ini sangat spesial bagi Zidane, mengingat pria asal Prancis ini juga pernah mencapainya saat masih aktif sebagai pemain.

Advertisements

Selain Zidane, momen spesial juga dirasakan oleh Cristiano Ronaldo dan Toni Kroos. Gelar ini merupakan gelar kedua CR7 bersama Madrid, sedang bagi Kroos, ini jadi gelar kedua dalam dua klub berbeda setelah Bayern Munich.

Deretan Rekor
Rekor yang tercipta setelah Madrid menjuarai gelar ke-11 berhasil dicetak oleh Ronaldo dan Zinedine Zidane. Dua sosok penting skuat Los Merengues ini sama-sama mencetak rekor sepanjang sejarah Liga Champions.

Khusus bagi Ronaldo, ini adalah gelar Liga Champions ketiganya sepanjang karier. Ronaldo pernah mengecap satu gelar saat masih berseragam Manchester United di musim 2007/2008. Kemudian, ia merengkuh dua gelar lainnya bersama Madrid di musim 2013/2014 dan 2015/2016.

Keberhasilan ini menyetarakan nama Ronaldo dengan para legenda Madrid semisal, Raul Gonzales, Fernando Hierro, Fernando Morientes, dan Iker Casillas.

“Anda tahu bahwa penalti seperti lotere. Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi kemudian,” kata pemain yang akrab disapa CR7 tersebut kepada BT Sport.

“Tapi kami menunjukkan bahwa tim kami memiliki pengalaman yang paling baik. Dan kami menunjukkan bahwa kami mencetak semua penalti. Malam yang fantastis,” imbuhnya.

Selain Ronaldo, Zidane juga ikut mencatatkan namanya dalam buku rekor di Liga Champions. Pria yang akrab disapa Zizou ini jadi pelatih debutan ke-8 yang langsung mendaratkan gelar juara Liga Champions.

Advertisements

Tak hanya itu, Zidane juga jadi pelatih debutan yang sukses membawa timnya menembus partai puncak Liga Champions. Sebelum Zidane, ada nama pelatih Atletico, Diego Simeone dan Luis Enrique.

“Kemenangan hari ini amat istimewa bagi saya. Dan saya sangat senang telah memenangkan Liga Champions sebagai pemain, asisten, dan pelatih,” kata Zidane seperti dilansir Marca.

Magis Zidane
Seperti yang sudah dijelaskan tadi, sosok Zidane memang seakan memberi sentuhan magis bagi Real Madrid usai dirinya ditunjuk sebagai nahkoda baru. Zidane yang merupakan salah satu legenda hidup Madrid, memang punya ikatan emosional dengan Liga Champions.

Zidane pernah menjadi penentu gelar juara Liga Champions bagi Madrid di musim 2001/2002. Gol indahnya ke gawang Bayer Leverkusen memastikan gelar juara Liga Champions ke-9 bagi Madrid.

Kini, di tangannya pula Madrid berhasil merengkuh gelar Liga Champions ke-11 atau La Undecima bagi Madrid.

Sentuhan magis Zidane begitu dirasakan oleh seluruh armada Los Blancos. Meski sempat tampil kurang maksimal beberapa bulan lalu, Zidane mampu mengembalikan moral para pemain Madrid dan menjuarai gelar Liga Champions.

“Kami bekerja dengan baik saat masih bersama Benitez, meskipun ada hal-hal yang tidak sejalan dengannya, dan Zidane datang memberi kami udara yang berbeda. Zidane mempercayai kami, ia memahami ruang ganti, dan memberikan kami ketenangan,” kata pemain belakang Madrid, Pepe, dikutip dari Soccerway.

Kesuksesan ini, membuat manajemen Madrid akan terus mempertahankannya sebagi pelatih. Presiden Madrid, Florentino Perez, mengonfirmasi jika posisi Zidane akan aman hingga tahun 2018 mendatang.

“Zidane memiliki kontrak hingga (tahun 2018). Dia akan terus bertugas dan memimpin tim utama. Tentunya, dia akan melakukan tugasnya. Dia adalah pelatih yang sangat ideal bagi Real Madrid,” ujar Perez dilansir Sport Es.(***)

Source; Viva.co.id

Advertisements
Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News