Lantik Bupati Morowali Utara, Ini Pesan Gubernur Longki Djanggola

  • Whatsapp
Gubernur Sulteng Longki Djanggola, melantik Moh Asrar Abd Samad sebagai Bupati Morut sisa masa jabatan tahun 2016-2021, Senin (6/7/2020). Asrar Abd Samad dilantik memggantikan Aptripel Tumimomor MT yang meninggal dunia pada 2 April 2020. [Humas Pemprov]
Bagikan Artikel Ini
  • 115
    Shares

Palu, JurnalNews.id – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Drs. H. Longki Djanggola, M.Si resmi melantik Moh Asrar Abd Samad sebagai Bupati Kabupaten Morowali Utara (Morut) sisa masa jabatan tahun 2016-2021, di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng, Senin (6/7/2020).

Moh Asrar Abd Samad dilantik dan diambil sumpahnya berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.72-993 Tahun 2020 tentang Pengesahan Pengangkatan Bupati dan Pengesahan Pemberhentian Wakil Bupati Morowali Utara.

Baca Juga

Moh Asrar Abd Samad yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Morut ini dilantik sebagai Bupati menggantikan Aptripel Tumimomor MT yang disahkan Pemberhentian dengan hormat dari Jabatannya karena yang bersangkutan meninggal dunia pada 2 April 2020.

Gubernur Sulteng dalam arahannya mengatakan, dengan bergulirnya kembali tahapan Pilkada Serentak 2020 per tanggal 15 Juni, maka Pemerintah Kabupaten Morut harus mempercepat realisasi Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk penyelenggaraan Pilkada 2020

Advertisements

Longki memyebutkan, sesuai data terakhir pada rakor virtual dengan jajaran Kemendagri, pada 24 Juni 2020, realisasi NPHD di Morut untuk KPUD sudah mencapai 40 %, Bawaslu Daerah 42,47 % dan pengamanan 0 %.

Apalagi dengan keputusan tetap melaksanakan Pilkada di tengah wabah Covid-19, secara otomatis menambah kebutuhan anggaran.

“Karena itu, sesuai instruksi Mendagri kepada pemerintah daerah yang melaksanakan pilkada termasuk Morowali Utara, diminta untuk melakukan relokasi dan efisiensi anggaran, serta berkonsultasi dengan gugus tugas covid daerah dalam pemberlakuan protokol kesehatan pada tahapan Pilkada Serentak,” terangnya.

Pada kesempatan itu gubernur juga mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas hasil LKPD Kabupaten Morowali Utara tahun 2019 yang baru-baru ini menuai opini WTP setelah sekira 6 tahun memperjuangkannya.

Advertisements

Ia berharap prestasi tersebut, dapat terus dijaga di masa mendatang, sekaligus jadi momentum untuk tetap memperhatikan kesesuaian laporan keuangan berdasarkan standar akutansi pemerintahan, efektivitas sistem pengendalian intern dan kepatuhan terhadap peraturan undang-undangan.

Gubernur mengajak Bupati untuk mengembangkan sikap saling menghargai dan memahami, serta merangkul semua pihak di kabupaten, untuk bekerjasama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, stabil dan produktif.

“Jangan pernah putus komunikasi dengan pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat yang keduanya selalu terbuka untuk diminta nasehat, solusi dan bantuan atas permasalahan yang tidak mungkin bisa saudara atasi semua karena keterbatasan kemampuan,“ kata Gubernur.

Gubernur juga mengingatkan, sesama pejabat Negara dan abdi masyarakat kita harus patuh kepada semua peraturan perundang-undangan sebagaimana yang diucapkan saat pengambilan sumpah jabatan.

“Sebagai seorang Gubernur saya tidak akan sungkan untuk mengingatkan saudara, apabila kami nilai melanggar Peraturan Perundang-undangan,” tegas Gubernur Longki.

Proses pelantikan Moh Asrar Abd Samad sebagai Bupati Morut ikut dihadiri para Pejabat Daerah Sulteng dan juga pejabat Kabupaten Morut dengan memenuhi standar Protokol Kesehatan yaitu dengan menjaga jarak serta penggunaan masker. [***]

Advertisements

Editor: Agus Manggona/*

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News