Laporkan 5 Pelanggaran, Relawan Tim Hukum Cudi Akan Seret ke Ranah Hukum

  • Whatsapp
Relawan Tim Hukum dan Advokasi pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Rusdy Mastura-Ma'mun Amir, saat menyerahkan laporan temuan pelanggaran pelaksanaan tahapan Pilkada di Bawaslu Sulteng, Rabu (14/10/2020). [Foto: Ist]
Bagikan Artikel Ini
  • 138
    Shares

Palu, JurnalNews.id – Relawan Tim Hukum dan Advokasi pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubenur Rusdy Mastura-Ma’mun Amir telah menemukan sebanyak lima kasus pelanggaran hukum, terkait pelaksanaan tahapan Pilkada Serentak 2020.

Tim yang terdiri dari 23 Advokat Rakyat itu selama sepekan telah bolak-balik ke Bawaslu Provinsi Sulteng dan Polda Sulteng, terkait kejadian pelanggaran Hukum dan Etika dalam tahap Kampanye Pilgub Sulteng.

Baca Juga:

Kordinator Bersama Relawan Tim Hukum dan Advokasi untuk Bidang Litigasi, Triadi Lawide, SH menyebutkan, dari 5 Kasus yang didaftarkan dan dilaporkan, dua merupakan pelanggaran keterlibatan ASN Prindakop Kota Palu, Badan Bencana Provinsi Sulteng, dan 2 Pelanggaran Kategori Pidana dalam ranah IT, dengan 1 Peletakan posisi APK di Jalur White Area di Jalan Basuki Rahmat Kota Palu.

“Kejadian ini langsung kami proses laporannya, sambil menunggu jalannya administrasi Bawaslu dan Reskrim Polda Sulteng. Intinya, jika terdapat unsur pidananya, ini yang kami kejar,” ujar Triadi dalam keterangannya kepada JurnalNews di Palu, Rabu (14/10/2020).

Advertisements

Salah satu anggota tim relawan tim hukum lainnya Khasogi Hamongan mengatakan, pihaknya akan mengawal proses pelaporan dari Koordinator Bersama Relawan Tim Hukum dan Advokasi Rusdi-Ma’mun. Menurut Khasogi, pelaksanaan tahapan Pilgub Sulteng 2020 perlu pengawasan semua pihak.

“Demokrasi itu mahal, rakyat sekarang sudah cerdas. Jadi jangan mempertontonkan gejala “Bodoh” dan “Dungu” dalam sistem politik reformasi saat ini,” tegas advokat yang akrab disapa Ogy ini.

Advertisements

Ogy menambahkan, dalam berkompetisi di Pilkada harus dilakukan secara sehat sesuai dengan batas-batas aturan mainnya. “Saya yakin demokrasi pasti berkualitas jika berpolitik dengan cerdas dan menjaga pelaksanaan Pilgub ini,” ujarnya.

Sementara itu, advokat rakyat Agussalim, SH mengatakan, berdasarkan laporan temuan pelanggaran itu Relawan Tim Hukum dan Advokasi Rusdy-Ma’mun dalam waktu dekat akan menggelar tindakan hukum sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Besok (hari ini-red) kita akan check ke Reskrim Polda Sulteng, karena laoran sudah kita masukkan sejak tiga hari lalu,” kata agus yang juga Koordinator Bersama Relawan Tim Hukum dan Advokasi Bidang Kelembagaan Hukum.

Setelah mendapatkan hasil laporan tersebut tambah Agus, sebanyak 23 Advokat akan menggelar pertemuan guna membahas tujuan tindakan hukum bagi pelaku dan tentunya terkait elemen dan segmen Paslon yang dilaporkan.

“Kami bisa saja meminta paslon tersebut dihadirkan secara hukum guna keperluan penyelidikan. Bukti-bukti kami sudah pegang untuk digunakan sebagai tindakan hukum,” tegas Agussalim SH. [***]

Advertisements

Editor: Sutrisno/*

Iklan
loading...

Berita Lainnya

Google News