Layanan Zakat Virtual

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini

Oleh: Joko Intarto
Ada layanan zakat model baru di Lazismu Pusat mulai hari ini. Lembaga amil zakat nasional di bawah bendera Muhammadiyah itu memperkenalkan layanan kreatif untuk para muzakki dengan program layanan zakat virtual.

Prinsip layanan zakat virtual sebenarnya sangat sederhana. Lazismu menyiapkan satu link Zoom meeting yang dibuka setiap hari mulai pukul 10:00 – 15:00 WIB dengan petugas khusus yang selalu stand by.

Baca Juga

Muzakki di mana pun berada bisa menunaikan zakat, infak dan sedekah melalui platform www.lazismu.org. Setelah transaksi berhasil, muzakki bisa melakukan konfirmasi secara live melalui fasilitas video conference menggunakan aplikasi Zoom Meeting dengan link:

http://bit.ly/ZAKAT_VIRTUAL
Passcode: LAZISMU

Nah, dalam proses konfirmasi itulah, muzakki bisa menyampaikan akad zakatnya. Petugas amil kemudian membacakan doa untuk mereka.

Layanan zakat virtual sebenarnya sudah mulai digunakan pada saat Lazismu menerima zakat korporasi PT Bank Mega Syariah, 4 Mei 2021 yang lalu. Saat itu, Prof Dr M Nuh DEA, komisaris utama PT Bank Mega Syariah, menyerahkan zakat perusahaan senilai Rp 750 juta kepada Lazismu yang diterima secara virtual oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Prof Hilman Latief PhD.

Turut menyaksikan prosesi tersebut, seluruh direksi Lazismu dan para amil Lazismu seluruh Indonesia secara daring.

Hari ini, layanan virtual juga akan kembali dilakukan untuk menerima zakat korporasi PT Paragon Technology, produsen kosmetik terbesar di Indonesia: Wardah Cosmetics. Rencananya Ibu Nurhayati Subakat akan menyerahkan zakat senilai Rp1 miliar yang akan diterima direksi Lazismu secara daring.

Masuknya zakat korporasi dari beberapa perusahaan pada tanggal 5 Mei 2021 membuat perolehan zakat Lazismu melonjak tajam. Bila pada hari-hari sebelumnya penambahan per hari hanya sekitar Rp1 miliar, satu hari kemarin tiba-tiba melejit menjadi Rp4 miliar. Total penghimpunan mendekati Rp30 miliar.

Dua kali konsep iklan yang saya usulkan kepada divisi design grafis Lazismu terpaksa batal naik. ”Naskah iklannya menjadi tidak cocok lagi karena terjadi lonjakan angka perolehan hingga dua kali,” kata Mas Meldy yang menggawangi promosi.

Banyak kejutan yang terjadi pada Ramadan tahun ini. Meski perekonomian belum pulih akibat pandemi Covid-19, semangat berzakat di Tanah Air ternyata tetap tinggi. ***

Berita Terkait

Google News