Lima Fakta Menarik Drama MotoGP Misano 2015

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini
MotoGP Misano 2015

Jurnalsulteng.com- MotoGP San Marino yang diselenggarakan di sirkuit Misano sukses suguhkan balap tak biasa dengan guyuran hujan yang hanya terjadi di pertengahan balap yang membuat para pembalap MotoGP harus mengganti motor hingga dua kali dalam selama jalannya balap.

Ketika drama berakhir, tak ada nama besar seperti Rossi ataupun Lorenzo yang menghiasi podium. Hanya Marquez yang mampu menyelamatkan jajaran para ‘alien’ di kelas para raja dengan naik di podium pertama.

Baca Juga:

Apa saja fakta menarik yang terjadi di MotoGP Misano yang diselenggarakan pada akhir pekan kemarin? Berikut ulasan selengkapnya.

1. Marquez pecah telur di Misano
GP Misano kemarin berakhir indah bagi Marc Marquez. Berkat ketepatan strategi penggantian ban baik dari kering ke basah maupun sebaliknya, membuat pembalap asal Spanyol ini bisa mengamankan podium pertama.

Advertisements

Marc Marquez yang memulai balap dari posisi kedua pun berhasil pecah telur dengan memenangi GP Misano untuk pertama kalinya setelah naik ke kelas MotoGP.

Hasil ini pun membuat Marquez berhasil memangkas jarak poin dengan Valentino Rossi. Akan tetapi, Marquez yang diwawancarai selepas balap menyebutkan jika untuk saat ini targetnya bukanlah meraih juara dunia namun merebut kemenangan seri sebanyak mungkin di lima seri tersisa musim ini.

2. Rossi untuk pertama kali gagal podium di 2015
Di balap kali ini, Rossi pun ketiban perasaan galau selepas hasil akhir yang menempatkan The Doctor di posisi kelima. Padahal Misano sendiri merupakan sirkuit yang sudah dianggap sebagai kampung halaman Rossi karena hanya berjarak 20 menit dari rumahnya.

Catatan ini juga membuat performa gemilang Rossi selama musim 2015 ini harus terputus karena untuk pertama kali gagal podium. Meski sedih karena tak bisa naik podium, namun Rossi mengaku bahagia karena jarak poinnya dengan Lorenzo kini hampir berlipat ganda dari jarak 12 poin menjadi 23 poin.

Makin amannya Rossi di puncak klasemen tak lepas dari hasil buruk yang menimpa Lorenzo yang mana dirinya harus terjatuh karena kurang sabar dalam melahap tikungan sehabis mengganti ban basah ke ban kering.

Advertisements

3. Lorenzo masih diterpa tren negatif
Hasil buruk nampaknya masih menghampiri Jorge Lorenzo di balap akhir pekan kemarin, bagaimana tidak, setelah gagal podium di GP Silverstone, di sirkuit Misano Lorenzo malah mencatatkan hasil DNF atau tak finis.

Kedua hasil buruk di dua seri terakhir membuat Lorenzo kini harus puas di posisi kedua klasemen sementara dengan selisih angka 23 poin. Padahal sebelum dua seri ini digelar, Lorenzo berhasil memuncaki klasemen dengan jumlah poin sama dengan Rossi namun unggul jumlah kemenangan seri di musim ini.

4. Smith dan Redding raih podium pertama
Berbalik dengan raihan negatif beberapa pembalap kelas atas, GP Misano kemarin justru membuahkan hasil manis bagi Bradley Smith dan Scott Redding.

Smith berhasil meraih podium kedua karena melakukan perjudian dengan tak masuk pitstop dan tetap menggunakan ban kering yang digunakannya saat start meski di pertengahan balap sempat turun hujan. Namun perjudian ini membuahkan hasil manis dengan podium pertamanya di musim ini.

Hal yang sama juga terjadi ke Redding, pembalap yang musim depan pindah ke tim Pramac Ducati ini juga berhasil meraih posisi ketiga sekaligus podium pertamanya setelah naik ke kelas MotoGP. Menariknya, raihan ini berhasil digapai Redding meski di awal balap dirinya sempat keluar lintasan dan terjatuh di atas gravel.

5. Balada Rossifumi
Di balap Misano musim ini, tiket penonton dilaporkan sukses terjual habis dengan total ada lebih dari 92 ribu penggemar balap yang memadati sirkuit ini yang baru mengalami perbaikan aspal di tahun ini.

Menariknya, baik di grand stand maupun area penonton lainnya yang tersebar di sepanjang lintasan, hanya ada satu warna yang mendominasi yaitu kuning dengan angka 46. Sebagai sirkuit kampung halaman Valentino Rossi, tak heran mayoritas penonton yang datang bakal mendukung The Doctor di lintasan. Beberapa pengamat malah menyebutkan jika selain Rossi, menang di Misano bagaikan bencana. Hal ini pun terbukti kala Marquez naik podium dan lagu kebangsaan berputar, ribuan penonton yang turun ke lintasan justru ramai meneriakkan “Vale, Vale, Vale!”, yang merupakan panggilan akrab Rossi.

Ketika prosesi penyerahan piala di atas podium selesai, Rossi pun langsung berjalan dari paddock ke atas podium untuk menyapa ribuan pendukungnya yang rela memenuhi sirkuit untuk memberikan semangat pada dirinya.[***]

Advertisements

Sumber; Merdeka

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News