Lokasi Kebakaran di Pasar Masomba Dijaga Polisi

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini

Palu, Jurnalsulawesi.com – Pasca kebakaran Pasar Induk Tradisional Masomba Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (2_/8/2017) malam, polisi masih berjaga-jaga di tempat kejadian peristiwa.

Dikutip Antara, Minggu (27/8/2018), sejak Sabtu (26/8) malam setelah musibah itu terjadi, polisi dan satuan polisi pamong praja (Satpol PP) dikerahkan ke lokasi kebakaran.

Baca Juga

Polisi memasang polisi line sebagai tanda dilarang masuk ke lokasi karena masih dalam pengusutan dan penyelidikan petugas berwenang.

Di lokasi pasar yang sudah terbakar dua kali selama medio Agustus 2017 ini, tampak para petugas berjaga-jaga.

Warga, termasuk pedagang belum diperkenankan untuk masuk ke lokasi yang sudah diamankan petugas dari Polres Palu dan Polda Sulteng itu.

Diketahui, Pasar Tradisional Masomba, Kota Palu, Sabtu malam sekira pukul 20.10 WITA kembali terbakar setelah dua pekan lalu api melalap pasar terbesar kedua di ibu kota provinsi Sulteng tersebut.

Saat si jago merah beraksi memporak-porandakan bangunan dan semua dagangan yang ada di dekat lokasi kebakaran sebelumnya.

Kebanyakan pedagang tampak hanya terpaku dan pasrah menyaksikan dari jarak dekat kebakaran itu.

“Habis semua, tidak ada yang bisa diselamatkan,” kata seorang pedagang dengan nada sedih.

Di tengah-tengah kebakaran berlangsung sesekali terdengar tangisan histeris dari pedagang yang lapak dan tokonya terbakar.

Api melalap bangunan pasar, termasuk pakaian-pakaian cakar (bekas) yang merupakan pakaian eks luar negeri yang banyak dijual.

Penyebab kebakaran pasar yang terletak di Kecamatan Palu Selatan, belakang mal Tatura itu belum diketahui sedangkan kerugian material diperkirakan mencapai miliran rupiah.

Sebelumnya pada 8 Agustus 2017, pasar ini terbakar dan melenyapkan tempat berdagang 177 pedagang.

Pemkot Palu menyebutkan sampai saat ini 300-an lapak yang ada di pusat perbelanjaan itu terbakar lalu dibangun kembali.

Kebakaran yang terjadi kali ini belum dapat diketahui jumlah lapak maupun kerugian yang dialami pemerintah kota maupun masyarakat (pedagang).

Kebakaran Pasar Masomba Palu merupakan keempat kalinya dalam beberapa tahun terakhir ini. [Ant]

 

Editor; Sutrisno

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News