Maju Pilkada Poso, Sahdon Lawira Mendaftar di PDI Perjuangan

  • Whatsapp
Sahdon Lawira (kiri) mengambil formulir pendaftaran di DPD PDIP Sulteng, untuk maju di Pilkada Poso, Kamis (12/8/2019). [Agus Manggona]

Palu, JurnalNews.id – Gerbong dan lokomotif partai pemenang Pemilu 2019, PDI-Perjuangan, sepertinya jadi rebutan bagi bakal calon (Bacalon) Kepala Daerah dalam Pilkada serentak di Sulteng Tahun 2020 mendatang.

Setelah sebelumnya, beberapa bacalon Gubernur Sulteng dan bacalon Bupati serta Walikota Palu mengambil mendaftar dan mengambil formulir, Kamis (12/9/2019) bacalon Bupati Poso Drs Sahdon Lawira, M.Si, mendafatar serta mengambil formulir di partai besutan Megawati Soekarno Putri.

Baca Juga

Mantan Kadis Sosial Provinsi Sulteng ini mendatangi Sekretariat PDIP Sulteng di Jalan Ahmad Yani, Kota Palu, dengan mengenakan kemeja motif loreng. Sahdon diterima langsung oleh Ketua Tim penjaringan kepala daerah DPD PDIP Sulteng Lasnardi Lahi.

Komitmen serta niat sang fajar dari timur ini akan maju dan bertarung dalam kontestasi lima tahunan, sebagai wujud panggilan moral dalam memajukan serta mewujudkan pembangunan di bumi Sintuwu Maroso.

“Saya akan maju dan bertarung di Pilkada Poso pada 2020,” ujar Sahdon Lawira, kepada JurnalNews.id di Palu, Kamis (12/9/2019).

Meski demikian kata Sahdon, ia tetap menanti restu dari sang menantu H Ahmad Ali yang juga Bendahara DPP Partai NasDem dan anggota DPR-RI.

Saat ini tambahnya, komunikasi politik tengah dibangun termasuk dengan partai-partai politik, karena bagaimana pun jalannya ini akan mulus, ketika mendapat dukungan dan restu serta tinta emas dari Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarno Putri dan Ketua DPP Partai NasDem Surya Paloh serta Ketua DPP Partai Golkar Erlangga Hartarto.

“Saya siap mengikuti segala mekanisme partai. Saya juga siap mengikuti fit and proper test yang akan diadakan oleh PDI Perjuangan serta partai-partai lainnya,” kata mantan Wakil Ketua AMPI Sulteng ini.

Menurut Sahdon Lawira, dipilihnya PDIP menjadi salah satu kendaraannya untuk bertarung di Pilkada Kabupaten Poso, karena memiliki komitmen terhadap pembangunan.

“Pembangunan ini harus dirasakan oleh masyarakat, harus berdiri di atas kaki kita sendiri. Pembangunan ini wajib mengutamakan kepentingan rakyat,” ujarnya.

Karena itu Sahdon bertekad, segera mengembalikan formulir pendaftaran tersebut agar dapat memuluskan langkahnya untuk menjadi calon Bupati Poso. Meski begitu, untuk posisi calon bupati atau calon wakil bupati, dia menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan partai.

“Seperti pepatah Islam mengatakan ‘Man Jadda Wa Jadda’, barang siapa yang bersungguh-sungguh maka akan membuahkan hasil. Jadi, inilah tekad saya, sebagai langkah awal dari perjuangan saya,” tandasnya. [***]

Penulis: Agus Manggona

Pos terkait