Mantan Direktur PDAM Donggala Dijebloskan ke Rutan Maesa

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini

Palu, Jurnalsulawesi.com – Setelah melakukan pemeriksaan secara marathon, penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Sulteng) akhirnya melakukan penahanan terhadap mantan Direktur PDAM Donggala Arifin Abdurrahim S.Sos, Selasa (8/8/2017).

Arifin ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Maesa Palu setelah ditemukan indikasi kerugian negara dari Perusahaan Daerah Air Minum milik Pemkab Donggala tahun 2016-2017.

Baca Juga

Berkemeja Kotak Kotak, Arifin digiring masuk mobil tahanan Kejati Sulteng, di damping beberapa Anggota Satuan Tugas Pidana Khusus dan selanjutnya dititipkan di Rumah Tahanan Klas II A Maesa palu sambil menunggu proses hukum selanjutnya. Mantan Dirut PDAM Donggala tersebut tampak tertunduk lesu dan berwajah pucat pasi saat memasuki mobil tahanan yang telah disiapkan penyidik Kejati Sulteng.

Asisten Pidana Khusus Kejati Sulteng, Joko Susanto SH.MH menjelaskan tersangka Arifin Abd Rahim ditahan karena kasus dugaan penyalahgunaan jabatan yang merugikan negara ratusan juta rupiah.

“Sejak diangkat sebagai Direktur PDAM, ada kerugian negara yang disebabkan tersangka sebesar Rp600 juta tahun 2016-2017,” terang Joko Susanto yang dikutip Portalsulawesi.com.

Joko juga mengatakan, penyidik masih terus melakukan pengembangan. Kasus dugaan korupsi di Perusda PDAM Uwe Lino Kabupaten Donggala itu kemungkinan juga akan menyeret tersangka lain.

“Kami masih melakukan Pengembangan. Masih banyak yang belum terungkap, termasuk kemana aliran dana yang dikorupsi tersangka. Kami akan melakukan penyitaan terhadap aset tersangka yang diduga merupakan Hasil dari kejahatan korupsi tersebut “ tegas Joko Susanto.

Sementara itu, penasehat hukum Arifin Abdurrahim, Syahrul SH kepada wartawan mengatakan, pihaknya akan mempelajari kasus yang menimpa kliennya. Ia akan melakukan berbagai upaya hukum, termasuk upaya penangguhan penahanan terhadap mantan direktur yang beberapa kali didemo karyawan PDAM Uwe Lino tersebut.

“Saya selaku Pengacara Pak Arifin akan mempelajari dulu berkas perkara yang di sangkakan kepada klien saya. Kami juga akan mempelajari segala hal yang terkait dengan Kasus ini termasuk upaya penangguhan Penahanan terhadap Klien kami,“ ujarnya. [***]

 

Source; Portalsulawesi.com
Red; Sutrisno

 

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News