Masih Banyak Warga Belum Masuk Daftar Pemilih

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini

Palu, Jurnalsulteng.com- Sejumlah warga di Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengaku nama mereka belum masuk dalam daftar pemilih sementara (DPS) maupun daftar pemilih sementara hasil perubahan (DPSHP).

“Kami sudah mengecek di DPS maupun DPSHP Pemilu 2014 yang dikeluarkan KPU setempat dan diumumkan di setiap kantor kelurahan belum ada nama kami,” kata Ayu dan Lilis, warga yang tinggal di bilangan Jln Lembu, Palu Selatan.

Baca Juga

Keduanya mengaku bahwa selama ini belum pernah didatangi petugas pantarlih pemilu, padahal pada awal September 2013 KPU sudah akan menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) pemilu.

Keluhan senada juga disampaikan Niluh Puspita, warga Jl Igusti Ngurah Rai, Kelurahan Tatura Selatan.

Karyawati salah satu perusahaan swasta di Ibu Kota Provinsi Sulteng itu membenarkan belum pernah didata sebagai pemilih pada Pemilu Legislatif dan Presiden 2014.

“Bukan cuma saya sendiri, tetapi hampir semua yang tinggal di kost di tempat kami ini belum didata petugas pantarlih,” katanya.

Namun beberapa hari lalu, mereka semua sudah melapor kepada petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) di kelurahan setempat dan berharap nama mereka masuk DPT.

“Mudah-mudahan saja nama kami sudah masuk dalam DPT,” katanya.

Menurut dia, Pemilu 2014 merupakan pemilu kedua yang akan diikutinya.

Karena itu, sangat rugi jika tidak menyalurkan aspirasi politik pada Pemilu Legislatif dan Presiden 2014.

“Pemilu 2014 sangat menentukan nasib Bangsa dan Negara Indonesia,” katanya.

Rakyat Indonesia akan memilih Priseden dan Wakil Presiden RI untuk lima tahun ke depan. Karena itu rugi kalau sampai tidak memilih gara-gara nama tidak terdaftar dalam DPT Pemilu 2014.

Sementara Welem Tambing, salah seorang Ketua PPS di Kecamatan Palu Selatan mengatakan tidak menutup kemungkinan masih banyak warga yang belum terdaftar terutama mereka yang tinggal di rumah-rumah kontrakan (kos).

Di Kecamatan Palu Selatan banyak sekali rumah kos dan kebanyakan mereka itu anak sekolah, mahasiswa dan karyawan yang bekerja di toko, swalayan, mall dan bank swasta di Kota Palu.

“Mereka calon-calon pemilih pemula yang berhak untuk memilih pada Pemilu 2014,” katanya.

Untuk bisa menjangkau dan memastikan mereka juga ikut memilih, maka petugas pantarlih bekerja sama dengan RT kembali gencar melakukan pendataan ulang.

Dengan demikian, mereka bisa dimasukan dalam DPT yang akan ditetapkan KPU pada awal September 2013 ini.

Data sementara menyebutkan DPS Kelurahan Tatura Selatan hasil pendataan pantarlih sebanyak 8.716 orang. Sementara setelah diteliti dan diperbaiki dalam DPSHP berkurang menjadi 8.531 orang.(ant)

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News