Masyarakat Terus Minta Harga Tes PCR Diturunkan Lagi

Ilustrasi PCR - Masyarakat meminta harga PCR diturunkan lagi. | Pixabay/Analogical
Bagikan Artikel Ini

JurnalNews – Harga tes polymerase chain reaction (PCR) yang direncanakan bakal turun menjadi Rp300 ribu masih dinilai mahal. Dengan berkaca pada negara India yang hanya Rp96 ribu, masyarakat meminta harga PCR diturunkan lagi.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti kembali meminta Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah agar menurunkan lagi dari harga Rp300 ribu.

Baca Juga

“Mbak Puan, penurunan menjadi Rp 300.000 masih terlalu mahal untk masyarakat .. mohon ke Pak Presiden turunkan lagi .. India bisa murah kenapa kita tidak ?” cuit Susi di twitter, Rabu, 27 Oktober 2021.

Seperti diketahui harga PCR di India sebesar 500 rupee atau setara Rp96 ribu. Sedangkan Antigen di negara itu sebesar 300 rupee atau Rp58 ribu.

Ketua DPR RI Puan Maharani memang ikut bersuara dengan mahalnya harga tes PCR. Dia menyebut hal itu memberatkan rakyat, apalagi harganya lebih mahal dari tiket.

Dilihat di twitter, warganet setuju harga PCR diturunkan dari Rp300 ribu. Bahkan ada yang meminta agar pemerintah menggratiskan.

“Jangan minta diturunin bu tapi minta digratiskan semua tes2 untuk naik transportasi umum dan buat prosedur/syarat ini itu biar Indonesia sehat. Klu semua berbayar pasien covid akan ada terus,” tulis @You_Moi-Be1.

“Knapa gak skalian gratis aj bu ?? psti dpat pujian dri rakyat, drpda kereta cepat dan buru2 bngun ibu kota, atw mmg mana yg lebih bnyak cuannya yahh,” demikian @kurusetra91.

Wamenkes RI, Dante Saksono Harbuwono mengatakan, pihaknya sudah melakukan persiapan untuk menurunkan harga PCR seperti permintaan Presiden Joko Widodo.

Katanya, persiapan itu antara lain melakukan permodalan untuk menyederhanakan harga reagen, yang merupakan komponen terbesar dalam PCR.

Menurutnya harga Rp300 ribu seperti yang diusulkan Presiden adalah harga yang masuk akal dan riil untuk dilaksanakan. ***

Pos terkait

Google News