Mendikbud: Pelarangan Siswi SMA 2 Tolitoli Ikut UN Keterlaluan

  • Whatsapp
Bagikan Artikel Ini

Jurnal Jakarta – Mendikbud M Nuh heran dengan hukuman yang dijatuhkan pihak sekolah pada 5 siswi SMA 2 Tolitoli dengan pelarangan ikut ujian nasional (UN). Hukuman tak ikut UN berlebihan.

“Itu keterlaluan, berlebihan sekali itu,” kata Nuh saat meninjau pelaksanaan UN SMP di Pulau Pari Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa (23/4/2013).

Baca Juga

5 Siswi itu diketahui menirukan gerakan salat dan kemudian diiringi dengan musik Maroon 5. Mereka menggunakan seragam olahraga SMA 2 Tolitoli. Video itu diunggah di youtube. Pihak sekolah menghukum dengan melarang mereka ikut UN. Hukuman itu yang tak disetujui M Nuh.

“Anak yang sedang berada di lembaga permasyarakatan saja masih boleh ikut UN, mereka kan masih dalam proses belajar, kenapa harus dilarang?” urai Nuh.

Video 5 orang siswi yang joget dengan gerakan salat membuat heboh. Kelimanya kemudian dikeluarkan dan tak bisa ikut UN. Pihak sekolah menyerahkan segala keputusan pada aparat kepolisian sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Mereka dianggap melakukan penistaan agama dan bertentangan pasal 156 a KUHP.***

sumber:detik.com

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News