Menumpuk dan Tak Terpasang, Pengadaan APK di KPU Tolitoli Dinilai Mubazir

Tumpukan APK untuk Pilkada Tolitoli yang sampai saat ini masih belum terpasang. [Foto: Rahmadi Manggona]
Bagikan Artikel Ini
  • 53
    Shares

Tolitoli, JurnalNews.id – Pengadaan Alat Peraga Kampanye (APK) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tolitoli yang menggunakan dana hibah APBD tahun 2020 sebesar Rp1,2 miliar dinilai mubazir. Karena sampai saat ini masih banyak ditemukan APK yang belum terpasang.

“Kalau saya menilai, terlalu banyak pengadaan APK untuk pasangan calon peserta Pilkada Tolitoli, karena sampai saat ini masih menumpuk yang belum terpasang,” kata Upik salah satu warga Tolitoli.

Baca Juga:

Menurut Upik, pengadaan APK yang notabene menggunakan uang rakyat seharusnya tidak sebesar itu karena dianggap hanya pemborosan anggaran, karena jumlah pengadaan APK yang terlanjur banyak.

“Coba lihat, mulai dari spanduk, umbul umbul jumlahnya terbatas, tetapi pemgadaan brosur, pamflet serta poster, jumlahnya fantastis mencapai 75 ribu lembar,” bebernya.

Kata Upik, meskipun pemasangan APK diserahkan kepada setiap pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, hampir di semua sekretariat tim pemenangan masih menumpuk APK, seperti pamflet, brosur dan poster.

“Kadang masyarakat tidak bersedia rumahnya dipasang brosur atau poster, karena hanya merusak cat dinding rumah,” ungkapnya.

Ia, menyayangkan KPU Tolitoli yang menganggarkan pengadaan APK yang berlebihan, dengan mengunakan anggaran sebesar Rp1,2 miliar dari APBD yang notabene uang rakyat.

“Untuk apa dicetak sebanyak itu kalau tidak terpasang. Jika anggarannnya bersumber dari paslon tidak jadi soal, tapi ini menggunakan uang hibah dari APBD yang notabene uang rakyat,” ujarnya.

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) KPU Tolitoli, Ovelio, L.S.IP, M, yang dikonfirmasi mengaku bahwa pengadaan APK diserahkan ke KPU Provinsi Sulteng.

“Semuanya KPU Propinsi Sulteng yang adakan APK melalui LPSE KPU,” jawabnya singkat. [***]

Penulis: Rahmadi Manggona

loading...

Berita Lainnya

Google News