Mohammad Taufan Terpilih Mewakili KTI di Ajang IRI National Forum

  • Whatsapp
Mohammad Taufan. [Dok/pribadi]
Bagikan Artikel Ini
  • 63
    Shares

 

Palu, JurnalNews.id – Putra daerah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Mohammad Taufan, terpilih menjadi salah satu perwakilan Kawasan Timur Indonesia (KTI) untuk berdiskusi dengan beberapa Kepala Daerah dan Jejaring Pemuda Nasional. Pertemuan itu untuk membahas persiapan kader membangun demokrasi yang ideal melalui National Forum yang dilaksanakan Internasional Republican Institute (IRI) pada 24 Juni 2020.

Baca Juga:

Mohammad Taufan yang saat ini salah satu Tenaga Ahli Drs H Anwar Hafid di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR – RI), terpilih setelah melalui proses panjang seleksi Program Emerging Leaders Academy (ELA) sejak Januari 2020 hingga Juni 2020 yang diikuti oleh puluhan peserta dari beberapa wilayah di Indonesia Timur seperti Papua, Maluku, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepada JurnalNews.ID, Mohammad Taufan mengaku sangat senang karena bisa diberi kesempatan untuk belajar, bertemu dan berjejaring dengan pemuda-pemuda hebat se-Indonesia.
Ditambah lagi mentornya tokoh-tokoh nasional yang tentu saja memiliki gagasan dan hasil kerja nyata untuk Indonesia.

Muhammad Taufan yang juga Kepala Badan Komunikasi Strategis DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Tengah, berharap melalui ajang ini, dirinya bisa belajar dan menimbah ilmu, lalu mengaplikasikannya untuk kemajuan demokrasi politik kedepan.

Advertisements

“Saya berharap bisa belajar dengan baik, bisa mengamalkan ilmu, dan bisa terlibat dalam upaya-upaya pembangunan demokrasi untuk bangsa khususnya untuk daerah saya, Sulawesi Tengah,” harapnya.

Advertisements

Menurut Muhammad Taufan, ajang IRI National Forum melalui beberapa tahapan pertemuan baik itu secara langsung di Kota Makassar Sulawesi Selatan, maupun melalui daring saat pandemi Covid -19. Diawali dengan tahap orientasi, pemaparan konsep demokrasi dan bedah isu geo politik nasional.

Kemudian lanjut Taufan, pembahasannya mengenai mitigasi pandemi Covid-19 oleh Kepala Daerah yang dianggap berhasil melakukan mitigasi bencana non alam dalan rangka melihat kerangka kebijakan daerah dalam kondisi darurat, serta terakhir, membahas peran tantangan demokrasi Indonesia kedepan dan Internal Party Reform.

“Para emerging leaders yang terpilih secara nasional ini akan kembali membahas dengan advokasi-advokat lembaga yang konsen di bidang politik dan demokrasi guna menyusun gagasan dan konsep pembangunan demokrasi yang ideal,” pungkasnya. [***]

Advertisements

Penulis: Agus Manggona

Iklan
loading...

Berita Lainnya

Google News