Operasi Pencarian Seorang Nelayan Hilang di Teluk Tomini Dihentikan

  • Whatsapp
Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Parimo, Jumat (14/8/2020). [Foto: Humas Basarnas Palu]
Bagikan Artikel Ini
  • 91
    Shares

Parimo, JurnalNews.id – Operasi pencarian terhadap seorang nelayan bernama Yurin (50), yang dilaporkan hilang di Perairan Teluk Tomini, Desa Ampibabo Timur, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Mautong (Parimo) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), telah memasuki hari ke tujuh, pada Jumat (14/8/2020).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, Andrias Hendrik Johannes mengatakan, Tim SAR gabungan telah melakukan operasi SAR selama tujuh hari. Pada Jumat 914/8/2020) operasi kembali dilakukan dengan penyisiran menggunakan perahu karet, pada area pencarian seluas 21 nm.

Baca Juga:

“Upaya pencarian dilakukan hingga Pukul 17.00 Wita, namin Tim SAR gabungan tidak menemukan satupun tanda-tanda keberadaan korban,” kata Andrias dalam keterangannya, Jumat (14/8/2020) petang.

“Berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas terkait pencarian dan pertolongan, apabila operasi SAR telah memasuki hari ke tujuh dan tidak ditemukan satupun petunjuk yang mengarah kepada penemuan korban, maka operasi SAR akan ditutup,” jelasnya.

Advertisements

Meski operasi pencarian telah ditutup kata Andrias, Basarnas tidak serta merta lepas tangan dan tetap melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait, ataupun masyarakat setempat.

“Apabila ada informasi ataupun tanda-tanda penemuan korban, maka operasi SAR akan dibuka kembali,” tambahnya.

Ia menambahkan, penutupan operasi SAR ini sudah disepakati semua unsur SAR, termasuk keluarga korban. Penutupan tersebut dilakukan setelah Tim SAR gabungan melakukan evaluasi yang dipimpin oleh OSC, Ricky Mallawa.

Advertisements

Pihak keluarga juga mengapresiasi semua pihak yang telah terlibat dalam upaya pencarian terhadap korban.

“Dengan ditutupnya operasi pencarian ini, tim SAR gabungan telah kembali ke kesatuannya masing-masing,” tutup Andrias.

Diberitakan sebelumnya, seorang nelayan asal Desa Ampibabo Timur, Kecamatan Ampibabo, dilaporkan hilang, saat melaut di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Parimo, pada Sabtu (8/8/2020).

Kronologis hilangnya korban yang bernama Yurin (50) berawal pada hari Jumat (7/8/2020) sekira pukul 14.35 wita. Korban pergi melaut di perairan Teluk Tomini.

Keesokan harinya, pada Sabtu (8/8/2020) pukul 15.00 wita, perahu korban ditemukan oleh nelayan dengan keadaan mesin hidup di perairan Teluk Tomini di seputaran Desa Donggulu Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parimo. Sedangkan, korban tidak berada di perahunya yang ditemukan warga.

Advertisements

Perahu korban kemudian ditarik oleh nelayan ke Desa Ampibabo Timur. Saat keluarga korban mengecek perahu tersebut, terlihat bekal yang dibawa oleh korban masih utuh. [***]
Editor: Sutrisno/*

Iklan
loading...

Berita Lainnya

Google News