Panlih Cawagub Bakal Tolak Usulan Gubernur

Bagikan Artikel Ini

Palu, Jurnalsulawesi.com – Pergantian Wakil Gubernur Sulteng paska almarhum Sudarto, SH. M.Hum,  semakin menarik perhatian berbagai kalangan. Ini tercermin dengan  munculnya beberapa nama, baik itu dari kalangan birokrat, maupun politisi.
Partai-partai pengusung Longki Djanggola-Sudarto (Longki’S) dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2015 lalu,  telah merekomendasikan tiga nama seperti Partai Gerindra dan PPP  mengusulkan  Hidayat Lamakarate.

Kemudian PKB mengusulkan dua nama yakni Zainal Daud dan Hidayat Lamakarate. Sementara PAN merekomendasikan  Ketua DPW PAN Sulteng Oskar Paudi dan staf ahli Gubernur  Hidayat Lamakarate.

Baca Juga:

Beberapa anggota Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur (Wagub) DPRD Sulteng memprediksi jika tiga nama ini tetap diajukan dan dipaksakan oleh partai pengusung,  maka yakin dan percaya pasti akan ditolak oleh Panlih DPRD Sulteng.  Sebab hal ini sangat bertentangan dengan tata tertib (Tatib) pemilihan Wakil Gubernur Sulteng.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sulteng Zulfakar Nasir menuturkan, dalam Tatib sangat jelas ditegaskan bahwa partai pengusung hanya bisa mengusulkan dua nama. Sehingga jika yang diusulkan lebih dari dua, maka Panlih DPRD Sulteng sudah pasti  akan mengembalikan kepada partai pengusung untuk kembali mengajukan dua nama melalui meja  Gubernur.

“Intinya, jika yang diusulkan lebih dari dua nama, pasti akan di kembalikan karena ada pelanggaran Tatib,” tandas Zulfakar Nasir yang juga Anggota Panlih DPRD Sulteng ini.

Ketua Komisi III DPRD Sulteng juga mengatakan,  pada prisipnya Panlih tetap mengacu pada aturan serta perundang-undangan yang berlaku. Sebab sudah ada regulasi yang mengatur tentang mekanisme pemilihan Wagub.

Advertisements

Bahkan tambah Zulfakar,  dalam Undang-undang Nomor 10 tahun 2016  pasal 176 ayat 1 dan 2 tentang perubahan Undang- undang Nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota  sangat jelas dan eksplisit ditegaskan.

“Inilah yang menjadi pegangan serta payung hukum bagi Panlih dalam mengambil keputusan,” tuturnya.

Perlu diketahui sebelumnya,  Panlih telah menggelar pertemuan dan memutuskan bahwa jadwal pemilihan Wagub Sulteng telah ditetapkan pada 5 Juni 2017 mendatang melalaui Sidang Paripurna DPRD Sulteng.

Namun proses tersebut molor dan tertunda karena masih ada partai pengusung yang belum mengajukan nama calon Wagub. [***]

 

 

Rep; Agus Manggona
Red; Sutrisno

loading...

Berita Lainnya

Google News