PDIP Sulteng Bantah Bupati Banggai Laut Terjaring OTT KPK, Ini Penjelasannya

  • Whatsapp
Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD PDI-P Provinsi Sulteng, H. Suryanto, SH, MH. [Ist]
Bagikan Artikel Ini
  • 355
    Dibagikan

Palu, JurnalNews.id – Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuaangan (DPD PDI-P) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) membantah pemberitaan, bahwa Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Kamis (3/12/2020) siang.

Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD PDI-P Provinsi Sulteng, H. Suryanto, SH, MH mengatakan, Wenny Bukamo bukan kena OTT, tapi ditangkap saat sedang tidur di rumah pribadinya di Banggai Laut.

Lihat Juga

“Tidak benar Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo terjaring OTT. Wenny ditangkap saat sedang tidur di rumah pribadinya,” kata H. Suryanto, kepada JurnalNews.id melalui sambungan telepon, Kamis (3/12/2020) malam.

Suryanto mengatakan, Wenny ditangkap karena KPK melakukan OTT terhadap oknum kontraktor berinisial HP beserta barang bukti berupa uang tunai sekira Rp2 miliar di dalam kardus.

Wenny dijemput di rumah pribadinya dan dibawa ke Mapolres Banggai, untuk menjadi saksi atas penangkapan HP beserta barang bukti tersebut.

“Pada intinya Bupati Balut tidak tertangkap OTT, tapi dijemput saat sedang tidur di rumahnya dan dibawa ke Polres sebagai saksi atas penangkapan OTT salah satu pengusaha berisial HP dengan barang bukti,” sebut Ketua Fraksi PDP DPRD Sulteng ini.

Wenny Bukamo ditahan karena harus menjadi saksi penangkapan oknum HP,” tambahnya.

Suryanto menyebutkan, selain Wenny Bukamo, ada enam orang yang ditahan dalam operasi KPK di Banggai Laut pada Kamis (3/12/2020) siang.

“Mereka adalah HAP (kontraktor lokal), HD (kontraktor lokal), MR, AN, RK, LO dan WN yang menjadi ajudan sekaligus pengawalan paslon Pilkada,” jelasnya.

Suryanto juga menyebutkan, semua ditangkap KPK di Banggai Laut kemudian di bawa ke Mapolres Banggai.

“Informasinya, besok akan diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan di KPK,” jelas Suryanto.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (3/12/2020) siang.

“Betul tadi hari ini Kamis tanggal 3 Desember 2020 jam 13.00 WIB telah dilakukan tangkap tangan Bupati Banggai Laut,” kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam keterangannya yang dilansir Antara, Kamis (3/12/2020).

Firli menyatakan tim penindakan KPK saat ini masih bekerja di lapangan terkait OTT terhadap Wenny tersebut.***

Berita Terkait

Google News