PDIP Tutup Pendaftaran, 10 Balon ‘Ngarep’ Diusung di Pilgub Sulteng 2020

  • Whatsapp
Ketua Tim Penjaringan Balon kepala daerah, DPD PDIP Sulteng, Lasnardi Lahi. [Ist]

Palu, JurnalNews.id – Tim penjaringan bakal calon (Balon) kepala daerah dan wakil kepala daerah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Sulteng, secara resmi telah menutup pengambilan formulir pendaftaran, pada Kamis (12/9/2019) Pukul 24:00 Wita.

“Pengambilan formulir pendaftaran calon yang dibuka sejak tanggal 5-12 September 2019, telah resmi ditutup malam ini Pukul 24:00 Wita. Selanjutnya Tim penjaringan masih akan menunggu pengembalian formulir pendaftaran hingga tanggal 18 September 2019,” kata Ketua Tim Penjaringan Lasnardi Lahi, Jumat (13/9/2019).

Baca Juga

Lasnardi mengatakan, bagi calon yang telah mengambil formulir lantas tidak mengembalikan berkas formulir pendaftaran sampai dengan Tanggal 18 September, nama calon tersebut dinyatakan tidak terdaftar sebagai bakal calon yang akan di usulkan ke DPP PDIP.

“Penutupan pendaftaran ini juga berlaku juga pada seluruh DPC di kabupaten dan kota yang melaksanakan pilkada serentak di Sulteng,” katanya.

Tahapan penjaringan yang dilakukan oleh Tim penjaringan DPD Sulteng dilakukan secara terbuka pada publik, berdasarkan instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan nomor: 356 /IN/DPP/2019 tertanggal 28 Agustus 2019.

Ia menambahkan, selanjutnya rujukan utama tim penjaringan adalah Peraturan DPP PDI Perjuangan nomor 24 tahun 2017 tentang rekrutmen dan seleksi calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Pada tahapan pengambilan formulir ini tambah Lasnardi, tercatat 10 nama bakal calon yang diwakili oleh tim Sukses maupun perwakilan calon telah mengambil formulir di sekretariat DPD PDIP Sulteng. Dari 10 nama tersebut, tujuh nama untuk menjadi bakal calon gubernur dan tiga nama untuk menjadi bakal calon wakil gubenur.

Adapun nama-nama yang telah mengambil formulir sebagai bakal calon gubernur untuk diusung PDIP pada Pilgub 2020 yakni, Anwar Hafid (Partai Demokrat), Hidayat Lamakarate (Birokrat), Ahmad Ali (Partai Nasdem), Nurmawati Dewi Bantilan (Partai Golkar), Rusdi Mastura (Partai Nasdem), Hasanudin Atjo (Birokrat) dan Rendy Lamadjido (PDIP).

Sedangkan yang mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon wakil gubernur diantaranya, Suriyanto (PDIP), Mamun Amir (Non Partai) dan Clement Efraim Musa (Perindo).

“Dari 10 bakal calon tersebut baru 2 bakal calon yang telah mengembalikan berkas formulir pendaftaran, yakni Rusdi Mastura dan Rendy Lamadjido. Dengan demikian keduanya telah resmi terdaftar sebagai bakal calon di DPD PDIP Sulteng,” jelasnya.

Karena itu ia berharap kepada masing-masing tim sukses atau perwakilan bakal calon untuk berkoordinasi dengan tim penjaringan soal jadwal pengembalian berkas.

Lasnardi yang juga Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (BPP) DPD PDIP Sulteng ini menambahkan, tahapan selanjutnya akan dilaksanakan oleh tim penjaringan setelah batas waktu penyerahan berkas, yakni tanggal 18 Semptember 2019 pekan depan.

“Tahapan selanjutnya yang akan dilaksanakan pada 19-22 September yakni, melakukan verifikasi berkas bacagub dan Bacawagub, bakal calon Bupati dan bakal calon wakil Bupati, serta bacalon walikota dan bacalon wakil walikota yang telah resmi mengembalikan berkas pendaftaran. Selanjutnya tanggal 23 September seluruh berkas calon akan di serahkan pada DPP PDIP di Jakarta,” tutupnya. [***]

Penulis; Sutrisno/*

Pos terkait