Pembayaran THR ASN Kabupaten Tolitoli Ditunda

  • Whatsapp
[Ilustrasi]
Bagikan Artikel Ini
  • 428
    Shares

Tolitoli, JurnalNews.id – Pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) terpaksa ditunda.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Tolitoli, Asrul Bantilan, mengatakan tertundanya pembayaran THR bagi ASN di Tolitoli itu terbatasnya dana transfer dari pusat.

Baca Juga:

“Kemungkinan THR ASN akan dibayarkan usai hari raya Idul Fitri, mengingat terbatasnya transferan dana dari Pusat,” kata Asrul Bantilan, dalam keterangannya melalui layanan WhatsApp, Kamis (21/5/2020) malam.

Asrul menjelaskan, transferan dana dari pusat dilakukan secara bertahap serta terjadinya pengurangan dana transfer ke Kabupaten Tolitoli.

Advertisements

“Pada awal Mei 2020 ada transferan dari Pusat sebesar Rp29,8 miliar yang digunakan untuk pembayaran gaji ASN bulan Mei sebesar Rp23,3 miliar,” katanya.

Kemudian di bulan Mei juga melakukan pembayaran dana ADD tahap I bagi para Kepala Desa sebesar Rp11,1 miliar, serta melakukan pembayaran Tambahan Penghasilan (TPP) bagi ASN selama 2 bulan sebesar Rp9,6 miliar.

Selain itu juga dilakukan pencairan penggunaan belanja tidak terduga untuk bantuan penanganan Covid-19 sebesar Rp5 miliar.

“Ditambah lagi, pencairan terhadap kebutuhan untuk menunjang program dan kegiatan yang ada di setiap OPD dalam bentuk tagihan GU/LS maupun tagihan TU untuk bulan Mei 2020,” jelasnya.

Advertisements

“Berdasarkan pertimbangan itu kami betul-betul harus memilah untuk melakukan pencairan, karena semua kegiatan yang ada sangat mendesak dilakukan pencairan,” tambahnya.

Kata Asrul, untuk mengantisipasi tidak terbayarnya THR lebaran bagi ASN sebesar Rp23,3 miliar, maka kami menggantikannya dengan melakukan pembayaran TPP bagi ASN di bulan Mei, sehingga ASN di Kabupaten Tolitoli mendapatkan pembayaran TPP selama 2 bulan.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2020 tentang pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) 2020 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 49/PMK.05/2020 tentang Petunjuk Teknis Pembayaran Tunjangan Hari Raya bagi PNS dan lain-lain, maka diinformasikan juga sesuai Pasal 15 yakni:

(1) Tunjangan hari raya dibayarkan paling cepat 10 hari kerja sebelum tanggal hari raya.

(2) Dalam hal tunjangan hari raya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) belum dapat dibayarkan, tunjangan hari raya dapat dibayarkan setelah tanggal hari raya.

“Kami mohon maaf yang sebesar-sebesarnya karena belum terbayarnya THR Lebaran bagi ASN di Kabupaten Tolitoli yang kemungkinan akan terbayarakan setelah lebaran Idul Fitri, ketika Pemerintah Pusat telah melakukan transferan berikutnya ke Kabupaten Tolitoli,” demikian kata Asrul. [***]

Advertisements

Penulis: Rahmadi Manggona

Iklan
loading...

Berita Terkait

Google News